Indonesia Positif

Gelar Open Day di Tulungagung, Kementan Tarik Minat Generasi Milenial untuk Bertani

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:43 | 16.90k
Kementan menggelar Open Day di Tulungagung. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
Kementan menggelar Open Day di Tulungagung. (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TULUNGAGUNG – Dalam upaya meregenerasi sektor pertanian Indonesia, Kementerian Pertanian (Kementan) bersinergi dengan International Fund for Agriculture Development (IFAD) meluncurkan program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS). Program ini bertujuan menciptakan generasi petani muda yang tidak hanya maju dalam praktek pertanian, tetapi juga mandiri dan modern dalam pengelolaan usahanya. Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) melalui YESS menggelar Pameran Produk Hasil Pertanian atau yang disebut Open Day.

Implementasi program YESS bersinergi bersama SMK Baitul Izza Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan kegiatan pameran hasil produksi siswa-siswi pertanian. Open Day diselenggarakan untuk menarik siswa-siswi nya untuk memulai usahanya di bidang pertanian pada Rabu (12/06/2024).

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku ingin membangun ekosistem baru di sektor pertanian agar anak-anak muda mempunyai ruang untuk untung dan berkembang di sektor itu sehingga sektor agro menjadi idola anak muda.

“Saya ingin agar anak-anak muda kita juga mau melirik pertanian sebagai sektor yang diunggulkan,” kata Mentan Amran.

Hal ini sejalan dengan Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi yang mendukung untuk meregenerasi pertanian dengan di dukung program YESS. "Program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Sasaran dari program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir,” katanya.

Open-Day-2.jpg

Dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur Polbangtan Malang, Novita Dewi menyampaikan bahwa, "tidak ada kata pensiun di bidang pertanian kendalanya saat ini para pemuda kurang berminat di bidang pertanian program YESS diharapkan bisa membantu untuk meregenerasi pertanian, dengan adanya berbagai macam teknologi pertanian sehingga dapat mengubah stigma pertanian itu kotor sehingga tidak ada alasan lagi bagi para pemuda untuk tidak berminat di bidang pertanian". 

Wakil Kepala sekolah SMK Baitul Izza berpendapat, Open Day bisa menjadi kesempatan yang luar biasa untuk memberikan motivasi dan pengetahuan di bidang pertanian. Harapannya siswa aktif dan bersemangat untuk melanjutkan Pendidikan di bidang pertanian karena di bidang pertanian ini merupakan bidang yang sangat strategis.

Dengan dukungan berbagai stakeholder tersebut diharapkan dapat terbangun Sinergi dan kolaborasi antara Pelaku Pendidikan, Sektor Swasta, Pemerintah Pusat dan Daerah serta seluruh masyarakat guna mempercepat pertumbuhan wirausaha pertanian di Kabupaten Tulungagung.

Sekertaris Dinas Pertanian kabupaten tulungagung Kemi Durachman mengatakan, “Program Yess merupakan Program model kebanggan yang telah berhasil memberikan stimulus untuk menumbuhkan dan mengembangkan wirausahawan muda pertanian, melalui pertanian diharapkan ada transformasi ekonomi di pedesaan dengan melibatkan pemuda milenial".

Keberhasilan program YESS dapat menjadi model bagi program serupa di negara-negara lain, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini dapat membantu memperluas dampak positif dari program tersebut dan mendorong pertumbuhan sektor pertanian secara global. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES