Indonesia Positif

Kepala Balitbang Diklat Kemenag Ungkap MOOC Hal Penting bagi PTKN

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:03 | 10.35k
Kepala Balitbang Diklat Kemenag Suyitno di kegiatan Coaching MOOC. (FOTO: Dok. Balitbang Diklat Kemenag for TIMES Indonesia)
Kepala Balitbang Diklat Kemenag Suyitno di kegiatan Coaching MOOC. (FOTO: Dok. Balitbang Diklat Kemenag for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Balitbang Diklat Kemenag) Suyitno mengatakan saat ini Massive Open Online Course (MOOC) merupakan hal penting yang harus dimiliki Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). 

Hal tersebut disampaikan Suyitno saat menghadiri kegiatan Coaching MOOC pada PTKN di Mercure Hotel, Jakarta yang digelar Pusdiklat Teknis, Balitbang Diklat Kemenag pada Kamis (20/6/2024) kemarin. 

Sebagai Kepala Balitbang Diklat Kemenag, Suyitno mengatakan hadirnya MOOC merupakan salah satu solusi dari fenomena mahalnya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang disebabkan diantaranya soal perawatan dan pembangunan gedung. 

Cost pendidikan akan mahal karena kita akan berbicara tentang infrastruktur yang berbasis pada perawatan atau pembangunan, sehingga pelatihan berbasis MOOC merupakan solusi yang tepat,” ucap Suyitno dalam keterangan persnya kepada TIMES Indonesia, Jumat (21/6/2024). 

Suyitno menjelaskan, dalam pelatihan MOOC dapat dikatakan digitalisasi materi, MOOC berbeda dengan kuliah online via zoom meeting, sebab metode MOOC ini sudah berbasis full e-learning.

“Seluruh rangkaian MOOC telah digital, termasuk digitalisasi materi pembelajaran secara synchronous-asynchronous. Bicara siber, maka target mahasiswa dari berbagai belahan dunia,” jelasnya.

Suyitno juga mengajak untuk berani mengubah mindset agar kampus berani memasifkan jumlah peserta didik, bahkan menggratiskan biaya pendidikan. Hal tersebut bisa terwujud jika metode MOOC diterapkan.

Balitbang-Diklat-Kemenag-2.jpg

“Untuk bisa berubah diperlukan keberanian. Kalau sudah berpikir how to change maka langsung take action, adapun hal lain bisa dipantau sambil berjalan,” tandasnya.

Latar Belakang MOOC

Sebelumnya, dalam laporan Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Balitbang Diklat Kemenag, Mastuki menerangkan Coaching MOOC Pintar dilatarbelakangi surat Menteri Agama Republik Indonesia Nomor B-042/MA/TL.00/02/2024 tanggal 20 Februari 2024. 

“Surat tersebut memberikan amanat kepada seluruh unit Eselon I Kemenag untuk melakukan konsultasi dan koordinasi dalam pelaksanaan program dengan melibatkan Balitbang Diklat, termasuk bidang pendidikan,” terang Mastuki. 

Menurut Mastuki, coaching bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab untuk membuka potensi dan memaksimalkan kinerja. Kesadaran tersebut diciptakan melalui perluasan perspektif dan peningkatan fokus perhatian, yang meningkatkan minat, wawasan, dan pembelajaran.

Lebih lanjut, Mastuki memaparkan manfaat coaching MOOC pada PTKN. Menurutnya, coaching bisa membantu memunculkan potensi pembelajaran e-learning/digital learning.

“Coaching ini dapat membantu menentukan prioritas pembelajaran yang efektif dan efisien. Selain itu, berguna untuk pengambilan keputusan atau kebijakan PTKN,” tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES