Indonesia Positif

Launching Program PKK Sigap, Solusi Mengelola Bahan Pangan untuk Kendalikan Inflasi di Kota Kediri

Senin, 24 Juni 2024 - 15:57 | 8.47k
Pj Wali Kota dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri serta ketua TP PKK Kota Kediri setelah penandatanganan komitmen bersama (Foto: Diskominfo Kota Kediri)
Pj Wali Kota dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri serta ketua TP PKK Kota Kediri setelah penandatanganan komitmen bersama (Foto: Diskominfo Kota Kediri)

TIMESINDONESIA, KEDIRI – PJ Wali Kota Kediri Zanariah bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Choirur Rofiq dan Pj Ketua TP PKK Kota Kediri Novita Bagus Alit melaunching Program PKK Sigap Kota Kediri "Solutif Mengelola Bahan Pangan Untuk Kendalikan Inflasi" yang digelar di Ballroom Hotel Lotus Garden, Senin (24/6/2024).

Launching program PKK Sigap Kota Kediri ditandai dengan penandatanganan komitmen PKK, TPID dan Bank Indonesia dalam pengendalian inflasi.

Pj Wali Kota Kediri Zanariah mengungkapkan, dukungan pilar lain dari institusi lain yaitu sangat kita butuhkan. Apalagi ibu-ibu, karena mereka penentu di rumah tangga. Dengan adanya acara seperti ini membuka wawasan ibu-ibu dan nanti ibu-ibu yang hadir ini bisa menyebarluaskan ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini," ungkapnya.

"Saya bepesan kepada para ibu di Kota Kediri untuk selalu belanja bijak. Namun di Kota Kediri ini, yang saya lihat ibu-ibu selalu belanja dengan bijak hal itu membuat saya tenang sebagai penjabat walikota. Karena kita selalu mengantisipasi dengan cara sosialisasi, advokasi ke tiga kecamatan,” pesan Pj Wali Kota Kediri.

Zanariah menambahkan dengan Bank Indonesia menggandeng PKK Kota Kediri sebagai mitra dalam menyukseskan pengendalian inflasi, hal itu merupakan strategi yang tepat. Mengingat, PKK erat kaitannya dengan keluarga, dan komoditas terbanyak penyumbang inflasi ada di sektor konsumsi rumah tangga.

“Harapannya, gerakan ini dapat mengendalikan inflasi agar ke depan lonjakan harga bahan pangan di pasar tidak begitu tinggi. Ditambah lagi, saat ini cuaca juga tidak menentu, sehingga dapat berdampak pada hasil panen yang mengakibatkan harga komoditas pangan menjadi naik turun,” harapnya.

Melihat adanya kondisi tersebut, Pj Wali Kota Kediri memberikan cara menyiasatinya dengan melakukan gerakan bersama untuk mengelola bahan pangan secara bijak. Agar saat bahan-bahan pangan murah, setelah membeli ibu-ibu bisa mengolahnya untuk memperpanjang masa pakai dan tidak mubazir. Misalnya saja dijadikan sediaan bumbu halus, sehingga saat harga bahan pangan sedang mahal, tidak bingung karena masih ada stok bumbu dan dapur tetap bisa ngebul.

Selain itu juga, sudah saatnya masyarakat memanfaatkan lahan di rumah, untuk menanam sayur mayur guna membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga. “Hal ini juga sebagai langkah sederhana, dalam upaya pengendalian inflasi,” pungkasnya.

Pada launching PKK Sigap ini, diisi dengan sosialisasi dan edukasi tips mengelola dan pengolahan bahan pangan dan juga tips urban farming di pekarangan rumah. Selain itu juga lomba video Reels memasak menggunakan bahan pangan olahan. (d)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES