Indonesia Positif

BNN Kabupaten Malang Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Jadi Agen Rehabilitasi

Rabu, 26 Juni 2024 - 16:38 | 10.81k
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Malang, Letkol Laut PM Hendratmo Budi Wibowo. (Foto: Amin/TIMES Indonesia)
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Malang, Letkol Laut PM Hendratmo Budi Wibowo. (Foto: Amin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang, Letkol Laut PM Hendratmo Budi Wibowo mengungkapkan, seluruh elemen masyarakat harus terlibat dalam memerangi bahaya narkoba

"Memerangi bahaya narkoba bukan semata tugas BNN dan aparat penegak hukum (APH), tetapi seluruh elemen masyarakat juga harus terlibat. Makanya, temanya itu masyarakat bergerak bersama melawan narkoba, mewujudkan Indonesia bersinar," tandas Letkol Laut PM Hendratmo, usai acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANIl 2024 di Hotel Ascent Malang, Rabu (26/6/2024). 

Hari Anti Narkotika Internasional yang diperingati setiap 26 Juni ini, lanjutnya, juga sebagai bentuk komitmen dan kepedulian bersama seluruh dunia melawan narkoba. 

Dengan peringatan HANI, kata Hendratmo, diharapkan dapat mendorong segenap komponen masyarakat dalam mencegah maupun memberantas penyalahgunaan narkoba yang masih menjadi ancaman dalam kehidupan.

BNN-Kabupaten-Malang-4.jpg

Upaya yang dilakukan bersama masyarakat dalam pemberantasan ancaman narkoba tersebut, sudah dilakukan BNN Kabupaten Malang, dengan dibentuknya desa binaan atau desa bersinar. 

"Di sana ada agen pemulihan atau AP untuk penanganan rehabilitasi dini. Agen rehabilitasi ini bisa tokoh masyarakat, pelajar atau mahasiswa. Jadi, pengguna narkoba yang kategori ringan bisa kita tangani, melalui agen pemulihan tadi, yang berada di desa tersebut apabila lingkungannya terpapar narkoba," terangnya.

Dengan antisipasi ini, elemen masyarakat setidaknya bisa turut membantu mendeteksi dini di lingkungan masing-masing, dari lingkup paling rendah seperti RT/RW.

Tercatat, ada 2 (dua) desa binaan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) oleh BNN Kabupaten Malang. yaitu di Desa Landungsari Kecamatan Dau dan Desa Sepanjang Kecamatan Gondanglegi. 

Dalam peringatan HANI tersebut, BNN Kabupaten Malang terus mendorong kampanye masif melalui program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

BNN Kabupaten Malang sendiri, kata Hendratmo, sudah melakukan kampanye P4GN tersebut terutama di Desa Bersinar, termasuk dengan sasaran pelajar dan lembaga pendidikan. 

Selama kurun Januari sampai Juni 2024, BNN Kabupaten Malang telah memberikan sosialisasi pencegahan bahaya narkoba sebanyak 65 kali. 

Dari kegiatan ini, total 18.622 orang telah diberikan informasi ancaman bahaya narkoba. Dan, tercatat sejumlah 150 orang telah dilakukan deteksi dini melalu tes urine. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES