Indonesia Positif

Andi Harun Berkomitmen Meningkatkan Pengembangan Sektor Pertanian dan Perikanan

Kamis, 27 Juni 2024 - 15:51 | 8.33k
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, membuka Pra Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke II tahun 2024 (FOTO: dok. Prokompim Samarinda/TIMES Indonesia)
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, membuka Pra Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke II tahun 2024 (FOTO: dok. Prokompim Samarinda/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, membuka Pra Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke II tahun 2024 di Lapangan Bola Makroman, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Selasa (25/6/2024) lalu. 

Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai momen krusial untuk berdialog dengan kelompok tani dan nelayan.

“Kami menyambut positif kegiatan ini dan sangat mengapresiasi Pra Peda sebagai wadah untuk mendengarkan aspirasi langsung dari para petani dan nelayan kita. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi,” ujar Andi Harun.

Andi Harun juga menekankan bahwa pertanian selalu menjadi posisi yang strategis dan perlu perhatian pemerintah. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergitas antara petani, nelayan, dan instansi terkait untuk saling mendukung dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. 

KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) adalah wadah musyawarah petani dan nelayan, sekaligus mitra kerja pemerintah dalam pembangunan pertanian. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat petani dan nelayan di Samarinda.

Andi Harun, orang nomor satu di Samarinda ini menyoroti peran penting Komunitas Tani Nelayan (KTNA) dalam menghubungkan petani dan pemerintah. Dalam acara Pra PEDA yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda, Andi Harun berharap KTNA dapat menjadi sumbu penggerak komunikasi aspirasi petani sehingga pemerintah selalu hadir di tengah kebutuhan mereka.

“Kami berharap KTNA bisa menjadi sumbu penggerak komunikasi aspirasi dari para petani sehingga pemerintah selalu bisa hadir di tengah-tengah kebutuhan mereka,” ungkapnya.

Andi Harun juga mengarahkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk membangun program yang berlandaskan gagasan KTNA, yang nantinya akan menjadi program pertanian. Ia berharap KTNA dan P3SI terus memberikan saran kepada pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan di Kota Samarinda.

“Insya Allah pemerintah akan selalu bersama para kelompok tani dan nelayan sehingga pertanian dan perikanan kita menjadi sektor ketahanan pangan di kota Samarinda ini,” tambah Andi Harun.

Dalam menanggapi masalah pemasaran produk tani, Andi Harun menegaskan bahwa produktivitas berkelanjutan adalah kunci. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kota siap memberikan pendampingan untuk mendukung kelangsungan produksi.

“Saya mendengar tadi rata-rata produk tani sudah masuk di pasar swalayan. Problem utamanya bukan di soal pasar, tapi bagaimana menjamin produktivitasnya agar mereka bisa berkelanjutan,” jelasnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai kelompok tani dan nelayan serta organisasi P3SI, yang mendengarkan aspirasi langsung dari para petani dan nelayan. 

Dalam kesempatan ini, Andi Harun juga menekankan pentingnya memastikan produksi berkesinambungan dan mendampingi petani dan nelayan untuk meningkatkan produktivitas mereka.Pemerintah akan selalu bersama para kelompok tani dan nelayan untuk memastikan pertanian dan perikanan menjadi sektor ketahanan pangan di Kota Samarinda

“Kalau soal pemasaran, sertifikat halal dan NIB sudah ada, pengemasan sudah bagus. Tinggal dilatih lebih lanjut. Tapi yang paling penting, kita pastikan bahwa produksi mereka berkesinambungan. Kami akan terus mendampingi mereka,” pungkas Andi Harun. (adv)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES