Indonesia Positif

Eksplor 1.000 Menu Ikan Tuna pada Festival Marabose Raih Rekor Muri

Jumat, 28 Juni 2024 - 01:07 | 30.95k
Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba dan Ketua Forikan Halsel Rifa'at Al Sa'adah didampingi Sultan Bacan saat menerima penghargaan dari tim Museum Rekor Indonesia (Muri) pada malam puncak Festival Marabose.
Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba dan Ketua Forikan Halsel Rifa'at Al Sa'adah didampingi Sultan Bacan saat menerima penghargaan dari tim Museum Rekor Indonesia (Muri) pada malam puncak Festival Marabose.

TIMESINDONESIA, MALUKU UTARA – Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Halmahera Selatan, Rifa’at Al Sa’adah berhasil mengeksplor serta tercatat Museum Rekor Indonesia (Muri) melalui penyelenggaraan Festival Ikan Tuna yang menyajikan 1.000 menu ikan tuna di UMKM Milenial Desa Tembal pada Rabu (26/6/2024).

Capaian gemilang jadi bukti nyata dari komitmen Forikan Halmahera selatan dalam membangun ekonomi daerah dan menjaga keberlanjutan ekosistem perikanan. Festival ini berlangsung dengan sukses dalam waktu yang sangat singkat, menghadirkan 700 menu ikan tuna yang disiapkan oleh pemerintah desa di Halmahera selatan

Menu ikan tuna yang dimasak beragam rasa, bentuk, dan cara penyajiannya, Festival ini memperlihatkan kreativitas masyarakat lokal dalam mengolah ikan tuna. Mulai dari daging hingga tulang ikan, semuanya diolah menjadi berbagai macam hidangan yang menggugah selera tamu yang diundang.

Rifa’at menyebutkan, festival ini tidak hanya sekadar ajang untuk mencatatkan rekor, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari potensi besar yang dimiliki Halmahera Selatan dalam sektor perikanan. Potensi ini merupakan modal besar bagi pengembangan ekonomi daerah.

“Alhamdulillah dengan 700 menu yang dihadirkan dari berbagai desa, festival ini menunjukkan betapa besarnya potensi perikanan di Halmahera Selatan. Potensi ini unik dan hanya dimiliki Bumi Saruma yang menjadikan modal yang sangat besar untuk pengembangan ekonomi lokal, khususnya dalam mendukung kehidupan nelayan dan industri perikanan,” tutur istri Bupati Bassam Kasuba itu.

Lebih lanjut, kata Rifa’at, menu ikan tuna yang disajikan tidak hanya menunjukkan keahlian dan kreativitas, tetapi juga kesadaran akan pentingnya memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah berkat kerja keras kita semua sehingga kita diberikan penghargaan ini, insya Allah Kabupaten Halmahera Selatan semakin memperkokoh posisinya sebagai daerah dengan potensi perikanan yang luar biasa. Semoga keberhasilan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat lokal serta mendukung pelestarian ekosistem perikanan,” imbuhnya.

Diketahui, Tim Muri Indonesia, menetapkan kegiatan Napak Tilas dan 1.000 menu ikan tuna yang ditampilkan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Halmahera Selatan pada Festival Marabose ke III tahun 2024, masuk rekor dunia (Muri)

Piagam rekor tersebut diberikan pada malam puncak acara penutupan Festival Marabose yang berlangsung di kawasan UMKM Milenial. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES