Indonesia Positif

Ketua Salimah, dr Fitri Sebut Keluarga Sebagai Miniatur Negara

Sabtu, 29 Juni 2024 - 13:14 | 11.49k
Dr. Fitri saat memberikan seminar ketahanan keluarga bagi ibu-ibu milenial
Dr. Fitri saat memberikan seminar ketahanan keluarga bagi ibu-ibu milenial

TIMESINDONESIA, MALANGdr. Fitriya Fajar Wati atau yang akrab dipanggil dr Fitri ketua Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kabupaten Malang turut menyampaikan gagasanya bahwa keluarga merupakan miniatur negara.

Keluarga adalah pondasi utama dalam mewujudkan bangsa dan negara yang berkualitas dan maju. Gagasan dimunculkan hari keluarga nasional pasca kemerdekan republik ini adalah karena melihat urgensi dan pentingnya kekokohan keluarga sebagai suporting sistem dalam memajukan bangsa.

Menurut dr Fitri, keluarga adalah miniatur negara. “Keluarga adalah miniatur negara sekaligus infrastruktur utama dalam mewujudkan bangsa yang berkualitas. Keluarga adalah miniatur dari kokoh dan tidaknya sebuah masyarakat dan bangsa, baik dan buruknya sebuah masyarakat dan bangsa sangat tergantung dari sebara baik dan buruknya sebuah keluarga dalam melahirkan dan mendidik generasinya,” ujar dr. Fitri yang juga menjabat sebagai Direktur RSU Wajak Husada Malang ini.

“Maraknya kasus bullying, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, tawuran, dan tindak kriminalitas yang lain, muara masalahnya adalah karena terjadinya krisisnya keteladanan, pengajaran karakter dan kasih sayang didalam keluarga,” lanjut dr. Fitri.

dr. Fitri yang juga seorang influencer dan narator keberdayaan perempuan melalui Salimah Kabupaten Malang terus membangun kolaborasi dengan semua elemen di Malang untuk turut serta dalam menggagas dan melahirkan sebuah gerakan katahanan keluarga melalui berbagai macam program kerja yang dimiliki.

Hari keluarga nasional 29 juni 2024 ini harus menjadi momentum bagi kita semua setiap keluarga yang ada di Malang dan seluruh Idonesia untuk bertransformasi menjadi keluarga terbaik, keluarga yang menyuguhkan kelengkapan fitur bagi terlahirnya generasi gemilang untuk Indonesia emas.

Perempuan yang aktif dibanyak organisasi sosial kemasyarakat dan profesi seperti ICMI, IMA, G-Coach, PKFI ini juga menyebutkan jika setiap ayah dan ibu didalam keluarga mampu memberikan keteladan dan pengajaran karakter terbaik, maka akan terlahir individu-individu didalam keluarga itu menjadi individu yang baik, jika setiap keluarga sudah baik maka masyarakatnyapun akan baik, jika masyarakatnya sudah baik maka otomatis bangsa dan negarapun akan baik. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES