Indonesia Positif

Melanjutkan Pengabdian Masyarakat, FISIP UB dan Pemdes Bicak Latih Produksi Menjahit

Sabtu, 29 Juni 2024 - 17:28 | 12.85k
Peserta pelatihan menjahit warga Desa Bicak, saat dipandu instruktur dalam pelatihan yang difasilitasi dosen pelaksana Program Pengabdian Masyarakat FISIP UB  Malang, belum lama ini. (Foto: Amin/TIMES Indonesia)
Peserta pelatihan menjahit warga Desa Bicak, saat dipandu instruktur dalam pelatihan yang difasilitasi dosen pelaksana Program Pengabdian Masyarakat FISIP UB Malang, belum lama ini. (Foto: Amin/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) Malang, melalui sejumlah dosennya konsisten melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat di beberapa wilayah di Jawa Timur. 

Salah satunya, di Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, dengan menyelenggarakan Pelatihan Menjahit bagi perempuan di desa setempat. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan dua dosen dari Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UB, yakni Anik Susanti SPd, MSi dan Nyimas Nadya Izana, SKPm, MSi. 

"Program pelatihan keterampilan menjahit kali ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah rutin diselenggarakan di Desa Bicak sejak tahun 2021. Fokus kegiatannya, adalah pemberdayaan perempuan desa," kata Anik Susanti, kepada TIMES Indonesia, Sabtu (29/6/2024). 

Peserta-pelatihan-menjahit-b.jpg

Kegiatan tersebut berjudul 'Pelatihan Menjahit untuk Mengubah Ibu Rumah Tangga Menjadi Pengusaha Sukses!'. Dengan adanya kegiatan seperti ini, lanjutnya, diharapkan semakin banyak masyarakat desa yang mampu meningkatkan keterampilan, dan dapat memperbaiki kondisi ekonomi keluarga mereka. 

"Tujuan utama kami, adalah memberikan skill bagi yang baru belajar dan mengasah keahlian bagi yang sudah punya pengalaman menjahit. Ilmu dan keterampilan yang dipunya, dapat menjadi modal awal untuk berani memulai usaha mandiri," harapnya. 

Peserta pelatihan, sejumlah sepuluh orang  perempuan yang sehari-hari berperan sebagai ibu rumah tangga. Mereka dipandu dua orang mentor selama pelatihan keterampilan, yang merupakan instruktur profesional yang berpengalaman di bidang fashion dan tailoring. 

Peserta-pelatihan-menjahit-c.jpg

Materi pelatihan yang diberikan, lanjut Anik, difokuskan belajar mulai dari dasar-dasar menjahit, pembuatan pola, teknik menjahit pakaian, hingga tips dan trik untuk memulai usaha kecil di bidang jahit-menjahit. Di sesi akhir pelatihan, para peserta juga diminta untuk unjuk karya hasil jahitannya. 

Dosen PPM FISIP UB lainnya, Nyimas Nadya berharap, pelatihan ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Desa Bicak.

“Kedepan, kami akan melatih ibu-ibu tersebut untuk bisa memasarkan produknya melalui e-commerce, supaya usaha mereka berkembang dan tetap berkelanjutan," kata Nyimas. 

Pelatihan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Desa Bicak Yunita Dwi Ratnasari yang menyatakan program seperti ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. 

Yunita menyampaikan, pihaknya sangat berterima kasih kepada FISIP UB yang telah menyelenggarakan pelatihan ini.

Ia berharap, ke depan semakin banyak digelar program serupa yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup warga desanya. 

Selaku pemangku wilayah di Desa Bicak, Yunita sangat berharap masyarakat desanya tambah maju dan memiliki unggulan berupa produk hasil kreativitas warga, salah satunya melalui program dari FISIP UB ini (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES