Indonesia Positif

Mengenal Tefa Bakery, Unit Usaha dan Pengembangan Pangan di Polije

Senin, 08 Juli 2024 - 16:45 | 15.34k
Mahasiswa tengah membuat roti di Tefa Bakery. (Foto: Humas Polije)
Mahasiswa tengah membuat roti di Tefa Bakery. (Foto: Humas Polije)

TIMESINDONESIA, JEMBER – Dengan kemajuan yang dimiliki oleh Politeknik Negeri Jember (Polije) melalui berbagai inovasi dan kreatifitas, tercipta banyak usaha di berbagai jurusan.

Seperti salah satunya yakni Teaching Factory (Tefa) Bakery yang bergerak di bidang pengembangan pangan.

Tim pemasaran Tefa Bakery Mukriono mengatakan bahwa pengembangan Tefa Bakery pada awalnya merupakan sebuah unit di bawah naungan Polije. 

Namun, selama dua tahun beroperasi, unit tersebut bermetamorfosis menjadi Tefa Bakery seperti saat ini.

"Untuk Tefa Bakery memang kami baru berjalan dua tahun, dimana awalnya adalah unit pengembangan teknologi pangan. Karena kami kan di politeknik ini mengusung yang namanya program pengembangan industri, tetapi untuk yang 2 tahun ini sudah beralih menjadi Tefa Bakery," ujar Mukriono, Senin (8/7/2024).

Menurutnya, sasaran utama Tefa Bakery adalah memberikan edukasi kepada mahasiswa.

"Hal ini untuk membantu juga seperti magang yakni PKL dari SMK terus menerima kunjungan. Karena memang Tefa Bakery, dimana pengembangan edukasi dengan memberikan atau menginformasikan terkait tentang dunia pendidikan dalam industri," ungkap Mukriono. 

Selain itu, dia menjelaskan terkait pemasaran produk yang dibuat oleh Tefa Bakery dengan menggunakan sales marketing.

"Selama ini kami menggunakan jasa sales keliling, terus di outlet yang mana di sana juga untuk memperkenalkan produk hasil dari praktik mahasiswa atau siswa magang. Sebenarnya hasil dari edukasi yakni memenuhi kegiatan dari internal, baru kita perkenalkan di kampus hasil dari edukasi mahasiswa terkait tentang produk," jelasnya.

Sehingga ke depannya, Mukriono berharap Tefa Bakery ini bisa berdiri sendiri dan bisa masuk ke pasaran untuk bersaing dengan lainnya. 

"Kami berharap ke depannya agar lembaga juga memberikan keleluasaan untuk mengelola bisnisnya sehingga kami di luar Polije benar-benar menjadi full bisnis dan bisa bersaing di pasaran," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES