Digratiskan, Kendaraan Yang di Uji KIR Meningkat di Kabupaten Pasuruan

TIMESINDONESIA, PASURUAN – Meski kebijakan pembebasan retribusi uji kendaraan bermotor (KIR) di Kabupaten Pasuruan, mengurangi pendapatan asli daerah (PAD). Namun disisi lain, kebijakan tersebut telah membuahkan hasil yang positif. Karena dinilai sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.
Hal itu terlihat sejak diberlakukannya peraturan tersebut pada awal tahun ini, jumlah kendaraan yang menjalani uji KIR mengalami peningkatan yang signifikan.
Advertisement
Data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan menyebutkan, bahwa rata-rata per bulan, terjadi peningkatan hingga 100 kendaraan yang mengajukan uji KIR.
Bila pada tahun 2023, total kendaraan yang diuji mencapai 12.237 unit. Yang artinya rata-rata 1.100 kendaraan dalam sebulan. Maka tahun ini, angka tersebut diperkirakan akan jauh lebih tinggi. Karena dalam delapan bulan terhitung sejak bulan Januari lalu, sudah ada 9.610 kendaraan yang sudah diuji. Itu artinya ada 1.200 kendaraan yang diuji setiap bulannya.
“Ada peningkatan sekitar 100 unit kendaraan yang di uji KIR tiap bulannya. Peningkatan yang signifikan ini, menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar tentang keselamatan dan akan pentingnya menjaga kondisi kendaraan agar tetap layak jalan,” ujar Eka Wara Brehaspati, kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan.
Uji KIR sendiri merupakan serangkaian pemeriksaan teknis yang dilakukan pada kendaraan bermotor. Hal ini untuk memastikan kendaraan tersebut laik jalan dan memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan.
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Robert Ardyan |
Publisher | : Rochmat Shobirin |