Advertisement
Indonesia Positif

PBSI FKIP Unisma Lakukan Revolusi Pembelajaran dengan Pembelajaran Sastra Indonesia Didukung AI

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali mencetak prestasi gemilang dalam dunia pendidikan dengan menyelenggarakan kegiatan Praktisi Mengajar, Kamis

TIMES Indonesia,
PBSI FKIP Unisma Lakukan Revolusi Pembelajaran dengan Pembelajaran Sastra Indonesia Didukung AI
Program studi PBSI Unisma Malang gelar praktisi mengajar dengan narasumber Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali mencetak prestasi gemilang dalam dunia pendidikan dengan menyelenggarakan kegiatan Praktisi Mengajar, Kamis (12/12/2024).

Bertempat di Ruang Pusat Studi Jawa Timur, Lantai 3 Gedung Pascasarjana, acara ini mengundang perhatian banyak pihak berkat pembahasan mendalam tentang Pembelajaran Sastra Indonesia Berbasis Kecerdasan Buatan (AI).

Advertisement

Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd., seorang pakar sastra Indonesia dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yang mengulas topik inovatif mengenai integrasi AI dalam dunia pendidikan sastra Indonesia. Acara yang diikuti sekitar 50 peserta, terdiri dari mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan, dipandu oleh Helmi Wicaksono, S.Pd., M.Pd., dosen PBSI FKIP UNISMA.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Dalam sambutannya, Frida Siswiyanti, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi S1 PBSI FKIP UNISMA, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmen UNISMA dalam mengembangkan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berbasis pengetahuan, tetapi juga teknologi terkini. “Kami percaya bahwa integrasi AI dalam pembelajaran sastra memberikan kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk menghadapai tantangan pendidikan di era digital,” ujar Frida.

Acara ini juga mendapat sambutan hangat dari jajaran pimpinan FKIP, yang menekankan pentingnya teknologi, seperti AI, dalam memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan memperkuat kualitas pengajaran. Dr. Ifit Novita Sari, S.Sos., M.Pd. selaku Ketua Pelaksana Praktisi Mengajar, menambahkan, “Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi peserta untuk menggali lebih dalam potensi teknologi dalam dunia pendidikan sastra.”

Dalam sesi yang penuh antusiasme tersebut, Prof. Yulianeta memberikan wawasan tentang bagaimana AI dapat diimplementasikan untuk menganalisis karya sastra, meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa, dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan adaptif. Salah satu contoh konkret yang disampaikan adalah penggunaan AI untuk mengembangkan platform analisis puisi otomatis, memungkinkan mahasiswa menggali makna karya sastra dengan cara yang lebih mendalam dan terstruktur.

Advertisement

Sesi diskusi yang berlangsung antara pembicara dan peserta mengundang berbagai pertanyaan dan pemikiran tentang potensi AI dalam mengembangkan kurikulum sastra yang lebih relevan dan transformatif. Para peserta yang hadir, seperti Afrizal, mahasiswa tahun ketiga, menyampaikan apresiasinya.

“Materi yang disampaikan membuka pandangan saya tentang kemungkinan baru dalam mempelajari sastra menggunakan AI. Saya jadi lebih tertarik untuk mengeksplorasi cara kreatif dalam menganalisis karya sastra,” ungkap Afrizal.

Sebagai bagian dari Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM), acara ini juga menjadi momentum bagi UNISMA untuk memperkuat jejaring dengan berbagai pihak, termasuk UPI, para praktisi pendidikan, akademisi, dan pengembang teknologi.

Melalui program ini, UNISMA semakin menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan yang relevan, kreatif, dan berdampak bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan menggandeng teknologi canggih seperti Artificial Intelligence, PBSI FKIP UNISMA bertekad memimpin perubahan dalam cara pembelajaran sastra yang lebih modern, efektif, dan inspiratif. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia