Advertisement
Indonesia Positif

Sastra Inggris FIB Unkhair Selenggarakan English Camp

Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Khairun (Unkhair) menyelenggarakan kegiatan English Camp untuk mahasiswanya selama 2 hari (22-23/2/2025) di Vila Ma’rasai, Ternate.

TIMES Indonesia,
Sastra Inggris FIB Unkhair Selenggarakan English Camp
Program Studi Sastra Inggris, FIB Unkhair menyelenggarakan kegiatan English Camp untuk mahasiswanya selama 2 hari (FOTO: Haerun Hamid/Times-Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

TERNATE Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Khairun (Unkhair) menyelenggarakan kegiatan English Camp untuk mahasiswanya selama 2 hari (22-23/2/2025) di Vila Ma’rasai, Ternate.

English Camp adalah kegiatan tahunan Program Studi Sastra Inggris yang menyasar mahasiswa semester awal. Kegiatan ini hanya dibuka untuk mahasiswa yang lolos proses seleksi.

Advertisement

Setidaknya ada dua tahapan seleksi, yakni seleksi tertulis dan seleksi wawancara. 

Koordinator Program Studi Sastra Inggris, Dr. Faradila Masuara, M.Ed TESOL Int’l, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan penguasaan bahasa Inggris mahasiswa. 

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan penguasaan bahasa Inggris mahasiswa terkait kosa kata dan tata bahasa Inggris dan mempertajam skill bahasa Inggris mahasiswa dalam menyampaikan gagasan secara komunikatif baik lisan maupun tulisan,” katanya. 

Selain itu, lanjut Ibu Dila, sapaan karib Faradila Masuara, kegiatan ini juga sekaligus memperkaya pengetahuan mahasiswa tentang pemahaman lintas budaya khususnya budaya dan tradisi negara berbahasa Inggris. 

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa senior sebagai panitia dan para dosen sebagai tutor.

Advertisement

Seperti nama kegiatannya, English Camp dirancang untuk belajar bahasa Inggris dengan mengandalkan games. Model ini dilakukan agar mahasiswa yang belajar bahasa Inggris tidak menganggap sebagai sebuah beban tetapi sebuah kesenangan.

Panitia dan tutor membuat games yang lebih banyak memantik mahasiswa untuk bercakap dalam bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan. 

Koordintor Prodi berharap, kebiasaan mahasiswa untuk meningkatkan dan mempraktikkan bahasa Inggrisnya tidak sekadar pada momentum seperti itu tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.

“Saya berharap mereka  dapat aktif menggunakan bahasa Inggris dalam beragam situasi dan kelak usai studi mereka siap berkompetisi dalam pasar kerja global dengan kompetensi bahasa Inggris yang telah dimiliki,” harap alumni Monash University, Australia ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Haerun Hamid
PenulisHaerun HamidPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia