Advertisement
Indonesia Positif

Bupati Sleman Buka War Takjil Ramadan Sinduadi

Hari pertama puasa Ramadan, Bupati Sleman, Harda Kiswaya membuka pasar takjil bertajuk “War Takjil Ramadan Sinduadi” yang diinisasi Forkom UMKM Kalurahan Sinduadi pada Sabtu, (1/3/2025) di halaman Apartemen Taman Melati Sinduadi.

TIMES Indonesia,
Bupati Sleman Buka War Takjil Ramadan Sinduadi
Bupati Sleman, Harda Kiswaya usai membuka pasar takjil Ramadan (FOTO: A.Riyadi for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Sleman  Hari pertama puasa Ramadan, Bupati Sleman, Harda Kiswaya membuka pasar takjil bertajuk “War Takjil Ramadan Sinduadi” yang diinisasi Forkom UMKM Kalurahan Sinduadi pada Sabtu, (1/3/2025) di halaman Apartemen Taman Melati Sinduadi.

Pada kesempatan tersebut, Harda juga meninjau stan UMKM yang menjajakan berbagai macam takjil.

Advertisement

Harda menyampaikan momen Ramadan selalu identik dengan ragam takjil sebagai makanan pembuka usai melakukan ibadah puasa satu hari penuh. Tradisi ini menjadi kesempatan baik bagi UMKM khususnya yang bergerak di bidang kuliner untuk memasarkan produk-produknya.

“Saya harap atmosfer Ramadan ini dapat memberi berkah baik bagi UMKM selaku produsen sekaligus memudahkan masyarakat selaku konsumen untuk mendapatkan kebutuhan selama bulan Ranadan,” ujar Harda

Lebih lanjut, Harda mengatakan acara war takjil ini sangat relevan dalam memperkuat ekosistem bisnis lokal serta memajukan unit usaha mikro masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang sinergi dan kolaborasi yang lebih kutimesindonesia.co.id/tag/Harda-Kiswayaat untuk mendukung kebangkitan UMKM di Sleman,” pungkas Harda

Sementara itu, Lurah Sinduadi, Senen Haryanto melaporkan tujuan acara ini tentu selain memanfaatkan momentum Ramadan juga menjadi sarana meningkatkan pendapatan pelaku UMKM di Sinduadi.

Advertisement

Jumlah UMKM di Sinduadi yakni 1150 pelaku UMKM yang dimana apabila dapat disinergikan melalui acara seperti ini dapat menciptakan iklim ekonomi Sinduadi lebih hidup dan semarak serta diharapkan menjadi embrio kegiatan-kegiatan selanjutnya yang lebih ‘greget’.

“Penyelenggaraan War Takjil Sinduadi ini dilaksanakan mulai 1 Maret sampai 23 Maret. Semoga dapat berjalan lancar barokah dan semua merasakan dampak positifnya sekaligus menggerakan perekonomian di Sinduadi,” kata Senen

Selain itu, Senen menyampaikan lokasi digelarnya acara ini juga memanfaatkan lahan parkir kosong yang dikelola BumKal Sinduadi dan RSUP Sardjito agar dapat lebih bermanfaat karena digunakan untuk kegiatan ekonomi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

A. Tulung
PenulisA. TulungSarjana Peternakan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Tahun 2006 dan Magister Manajemen Universitas Teknologi Yogyakarta (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia