Advertisement
Indonesia Positif

STAPA Center Luncurkan Program Perkuat Ketahanan Pangan di Wonogiri dan Ponorogo

Yayasan STAPA Center melaksanakan program ketahanan pangan melalui Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia” di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dan Ponorogo, Jawa Timur, pada Minggu (2/3/2025).

TIMES Indonesia,
STAPA Center Luncurkan Program Perkuat Ketahanan Pangan di Wonogiri dan Ponorogo
Yayasan STAPA Center bersama kelompok tani di Wonogiri dan Ponorogo saat meluncurkan program ketahanan pangan. (Foto: Lutfi for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Yayasan STAPA Center melaksanakan program ketahanan pangan melalui Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia” di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dan Ponorogo, Jawa Timur, pada Minggu (2/3/2025).

Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dengan memberikan pelatihan dan distribusi 120 unit mesin pemanen padi (paddy reaper) di Wonogiri, serta 80 unit mesin di Ponorogo, kepada 200 kelompok tani.

Advertisement

Dengan program ini, sekitar 2.000 petani yang dibina mitra pemasok akan merasakan manfaatnya, mencakup sekitar 1.000 hektare lahan pertanian. Mesin pemanen padi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, menghemat biaya, mengurangi waktu kerja, dan memaksimalkan hasil panen.

Direktur Sampoerna, Elvira Lianita, menyatakan bahwa program ini mendukung ketahanan pangan nasional dengan memperkenalkan teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan efisiensi dan keuntungan petani.

"Program ini adalah komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan dan sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian,” kata Elvira.

Ketua Umum Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa bantuan ini sejalan dengan visi GSN untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan melalui ketahanan pangan.

"Kami berharap program ini dapat menjadi contoh kolaborasi yang berhasil untuk meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Advertisement

Agus Rohmatulloh, Direktur Yayasan STAPA Center, berharap program ini memberi dampak positif bagi para petani. "Kami berterima kasih kepada GSN dan Sampoerna untuk Indonesia atas dukungannya yang kuat terhadap ketahanan pangan," katanya.

Acara peluncuran program ini juga disaksikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri, Baroto Eko Pujanto, yang mengapresiasi bantuan ini karena akan mempermudah petani dalam proses panen. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk mempercepat dan meratakan proses panen," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia