Advertisement
Indonesia Positif

Toserba Koptanu Tumpang, Kemandirian Ekonomi dengan 100 Persen Saham Warga NU

Kemandirian ekonomi jam'iyyah dan anggota terus diupayakan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Malang untuk bisa meningkat secara maksimal.

TIMES Indonesia,
Toserba Koptanu Tumpang, Kemandirian Ekonomi dengan 100 Persen Saham Warga NU
Santunan kepada anak yatim, saat grand opening Toserba MILIREJEKI KOPTANU yang diprakarsai MWC Tumpang, Kabupaten Malang, dengan saham dari jam'iyyah dan warga Nahdliyin.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Kemandirian ekonomi jam'iyyah dan anggota terus diupayakan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Malang untuk bisa meningkat secara maksimal. 

Salah satunya, melalui kegiatan usaha bersama yang dilakukan Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, berupa toko serba ada (Toserba) MILIREJEKI 9 KOPTANU Tumpang. 

Advertisement

Grand opening Toserba MILIREJEKI 9 KOPTANU yang berlokasi di Jalan Karyawan Tumpang, dilangsungkan kemarin (4/3/2025). 

Dalam kesempatan ini, KH Abdulloh Kamal, Ketua Tanfidziyah MWC NU Tumpang menyampaikan, toserba MILIREJEKI 9 KOPTANU yang didirikan NU ini adalah dari jamaah, untuk jamaah dan oleh jamaah. Ini mengingat suluruh sahamnya dari warga NU yang ada di wilayah Kecamatan Tumpang. 

"Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi, kemandirian umat dan mengembangkan produk UMKM yang ada di wilayah Ranting NU, agar bisa tercapauli kesejahterahan baik pada jam'iyyah dan jamaah ataupun personal," tuturnya.

Dijelaskan, dibukanya Toserba MILIREJEKI 9 KOPTANU berdasarkan keinginan MWC NU Tumpang untuk mewujudkan kemandirian ekonomi organisasi. Dimana, ini menjadi program tindak lanjut pimpinan Tanfidziyah setelah mengikuti kegiatan MKNU oleh PCNU Kabupaten Malang.

Toserba-MILIREJEKI-KOPTANU-b.jpg

Muhammad Amin, aktifis GP Ansor yang juga ketua KNPI Tumpang menambahkan, Toserba MILIREJEKI 9 KOPTANU sahamnya dijual Rp 500 ribu per lembar. Dikatakan, dari target 900 lembar saham yang tersedia, semuanya habis dibeli jamaah warga NU di kecamatan Tumpang.

"Seluruh jamaah dan pemilik saham Toserba MILIREJEKI 9 KOPTANU bersemangat membeli karena rasa memilikinya," ungkap Amin. 

Dalam grand opening Toserba MILIREJEKI 9 KOPTANU yang berslogan "Belanja Murah, Rejeki Melimpah" itu, juga diberikan santunan kepada sejumlah anak yatim di wilayah setempat.

Turut menghadiri, jajaran Forkompncam Tumpang, tokoh Nahdliyin, perwakilan lembaga dan Badan otonom (banom) NU di Kecamatan Tumpang, serta seluruh investor pemilik saham. 

Plt. Camat Tumpang, Firman Adinata mengapresiasi langkah MWC NU Tumpang karena usaha toserba MILIREJEKI 9 KOPTANU adalah  perekonomian yang dibentuk oleh NU dengan modal warga NU sendiri dan untuk warga NU dan masyarakat luas. 

"Sehingga dengan perputaran ekonomi melalui kwhiatan usaha ini warga masyarakat juga bisa mendapatkan kemanfaatnya," ucapnya.

Firman berharap, kegiatan usaha di bawah MWC NU Tumpang bisa turut merangsang berkembangnya produk-produk UMKM, terutama di wilayah kecamatan Tumpang. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Khoirul Amin
PenulisKhoirul AminAhli Madya Bahasa Inggris Dan Dunia Usaha Universitas Negeri Malang (2001). Bergabung di TIMES Indonesia sejak Oktober 2024. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains (pendidikan), seni, budaya dan kegiatan sosial keagamaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia