Advertisement
Indonesia Positif

Pemkab Mojokerto Gelontor Rp 28,87 Miliar Dana Hibah untuk Tempat Ibadah

Pemkab Mojokerto pada tahun 2025 telah menggelontorkan dana hibah untuk tempat ibadah. Total secara keseluruhan adalah sebesar Rp 28,875 miliar.

TIMES Indonesia,
Pemkab Mojokerto Gelontor Rp 28,87 Miliar Dana Hibah untuk Tempat Ibadah
Jajaran Pemkab Mojokerto dalam safari ramadan di Pekukuhan, Mojosari. (Dok. TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MOJOKERTO Pemkab Mojokerto pada tahun 2025 telah menggelontorkan dana hibah untuk tempat ibadah. Total secara keseluruhan adalah sebesar Rp 28,875 miliar. 

"Selain anggaran Rp 28,875 miliar untuk bantuan hibah tempat ibadah secara keseluruhan, Masjid Al-Ijabah Pekukuhan ini juga mendapatkan bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebesar Rp 100.000.000," ungkap Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, dalam acara Safari Ramadan di Masjid Al-Ijabah, Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Rabu (12/3/2025).

Advertisement

Pemkab Mojokerto berharap dana hibah dapat mendorong peningkatan kualitas spiritual masyarakat, khususnya dalam menjalankan ibadah dan mempererat tali silaturahmi.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan dan peningkatan fasilitas tempat ibadah di Kabupaten Mojokerto," tegasnya.

Ia berharap agar bantuan hibah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kelancaran kegiatan ibadah dan peningkatan iman serta taqwa warga masyarakat. Selain itu, melalui Safari Ramadan ini Pemkab Mojokerto juga berupaya menyerap aspirasi masyarakat terkait pembangunan mental spiritual.

"Semoga bantuan hibah ini dapat digunakan secara baik untuk kelancaran kegiatan ibadah dalam rangka peningkatan iman dan taqwa warga masyarakat. Melalui Safari Ramadan ini pula, kita berharap bisa menyerap aspirasi masyarakat agar nantinya bisa kita susun dalam rencana kerja pemerintah daerah dalam rangka program pembangunan mental spiritual," harap Gus Barra.

Terkait permasalahan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri, Bupati Al Barra menegaskan perlunya bijaksana dalam berbelanja. Beliau menekankan pentingnya meningkatkan keimanan, kesabaran, dan kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai permasalahan.

Advertisement

"Stok kebutuhan barang hingga Idul Fitri masih mencukupi, namun kenaikan harga bersifat sementara. Untuk itu, kita harus meningkatkan keimanan, kesabaran, dan bijaksana dalam menghadapi permasalahan, termasuk dalam berbelanja secukupnya," ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Thaoqid Nur Hidayat
PenulisThaoqid Nur HidayatSarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Jombang. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2022. Meliput berbagai topik meliputi lifestyle, pariwisata, hukum, lingkungan, dan isu ketidaksetaraan dalam ekonomi, sosial, dan politik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia