Advertisement
Indonesia Positif

Tausiyah Ramadan, Mbak Cicha Tekankan Peran Keluarga bagi Bangsa

Pada hari keempat tausiyah pondok Ramadan yang dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito

TIMES Indonesia,
Tausiyah Ramadan, Mbak Cicha Tekankan Peran Keluarga bagi Bangsa
Ketua TP PKK dan Wakil Bupati Kediri saat menghadiri kegiatan Tausiah Ramadan (Foto/Diskominfo Kabupaten Kediri)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Kediri Pada hari keempat tausiyah pondok Ramadan yang dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito dengan tema yang diangkat adalah Ketahanan Keluarga, di Pendopo Panjalu Jayati pada Kamis (13/3/2025). 

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan nasional," ungkap Mbak Cicha, sapaan akrab Ketua TP PKK itu.

Advertisement

“Keluarga merupakan unit terkecil dalam kehidupan sosial bermasyarakat, maka dari itu ketahanan keluarga sangat penting sebagai pilar ketahanan nasional,” kata Mbak Cicha.

Mbak Cicha menyampaikan, selain meningkatkan iman dan taqwa, kegiatan tausiyah ini bertujuan memperkaya aspek spiritual dan pemahaman keagamaan bagi masyarakat Kabupaten Kediri.

Melalui rangkaian tausiyah Ramadan setiap Selasa dan Kamis, Mbak Cicha berharap tema yang disampaikan pemateri setiap sesi dapat menjadi bekal bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Tentu saja saya berharap setiap materi bisa diterapkan dengan baik,” pintanya.

Pemateri Tausiyah Romadhon Tatik Imadatus Sa’adati menjelaskan, ketahanan keluarga merupakan bagian integral dari ketahanan bangsa. Menurutnya, terdapat tiga kunci utama dalam menjaga ketahanan keluarga, yakni komunikasi yang baik, motivasi yang kuat, dan apresiasi antar anggota keluarga.

Advertisement

“Ketiganya ini adalah kebutuhan bukan keinginan, sehingga harus diusahakan,” jelasnya.

Adapun, kegiatan tausiyah Pondok Romadhkn ini telah dimulai pada Selasa (4/3) dengan tema Bekal Mengisi Bulan Ramadan, Kamis (6/3) bertemakan Fiqih Wanita, Selasa (11/3) membahas Cahaya Al-Quran, dan Kamis (13/3) membahas Ketahanan Keluarga.

Tersisa dua kegiatan tausiyah yang akan berlangsung pada Selasa (18/3) bertemakan Sehat Mental Menuju Kebahagiaan Dunia Akhirat, serta Kamis (20/3) dengan tema Meraih Kemenangan Ramadan. (Adv)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Canda Adisurya
PenulisCanda AdisuryaSarjana Fisip Jurusan Ilmu Komunikasi Audio visual Universitas Muhammadiyah Malang (2005). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018. Meliput berbagai topik, termasuk politik, kriminal, hukum, sains, seni, budaya dan olahraga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia