Advertisement
Indonesia Positif

Aksi Bedah Rumah, Mbak Wali Gandeng LPBI NU, Relawan Suket Teki Nusantara dan Wonge Mas Deye

Pemerintah Kota Kediri kembali melaksanakan program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

TIMES Indonesia,
Aksi Bedah Rumah, Mbak Wali Gandeng LPBI NU, Relawan Suket Teki Nusantara dan Wonge Mas Deye
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswari saat penyerahan program bedah rumah bersama LPBI NU dan sejumlah relawan, Jumat (21/3/2025).(Dok.LPBI NU)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Kediri Pemerintah Kota Kediri kembali melaksanakan program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Kali ini, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali, menggandeng Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kota Kediri, relawan Suket Teki Nusantara (RTSN), serta komunitas Wonge Mas Deye dalam aksi sosial bedah rumah milik Ibu Rusmiati, warga Kelurahan Burengan, pada Jumat (21/3/2025).

Advertisement

Program ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Kepala Kelurahan Burengan, Adi Sutrisno, yang turut berkolaborasi dengan relawan dalam proses renovasi rumah. Selain itu, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Sudjono Teguh Widjaja, juga hadir dalam kegiatan ini dan memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Dalam keterangannya, Mbak Wali menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan bagian dari komitmen Pemkot Kediri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga Kota Kediri memiliki hunian yang layak dan nyaman. Harapan kami, melalui program ini, kualitas hidup keluarga penerima manfaat dapat meningkat secara signifikan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Burengan, Adi Sutrisno, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan partisipasi berbagai elemen masyarakat dalam mendukung perbaikan rumah warganya.

"Kami telah mengusulkan program ini ke Dinas Perkim dan berharap dapat terealisasi sepenuhnya tahun ini. Terima kasih kepada Mbak Wali serta seluruh relawan yang telah turut membantu," kata Adi.

Advertisement

Menurutnya, aksi sosial ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Kondisi rumah Ibu Rusmiati sebelumnya dinilai tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan signifikan. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan relawan, diharapkan hunian ini dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi penghuninya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia