Advertisement
Indonesia Positif

KSOP Waingapu Sepakati Penerapan Tarif Portir di Pelabuhan

Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Waingapu (KSOP Waingapu) menyepakati penerapan tarif portir untuk meningkatkan pelayanan kepelabuhanan.

TIMES Indonesia,
KSOP Waingapu Sepakati Penerapan Tarif Portir di Pelabuhan
Kesepakatan bersama penerapan tarif portir KSOP Waingapu bersama perusahan pelayaran dan koperasi TKBM.(FOTO: Habibudin/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SUMBA TIMUR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Waingapu (KSOP Waingapu) menyepakati penerapan tarif portir untuk meningkatkan pelayanan kepelabuhanan.

“Hal ini kami sudah sepakati bersama dengan beberapa perusahan pelayaran yang ada di Waingapu seperti PT PELNI dan PT Dharma Lautan Utama (DLU) dan juga berbagai stakeholder,” kata Kepala KSOP Waingapu Fadly Afand Djafar, Sabtu (22/3/2025).

Advertisement

KSOP-Waingapu-2.jpg

Menurutnya, penerapan tarif portir ini telah dilakukan peninjauan yang dimulai pada bulan Januari 2025 dengan tujun untuk memastikan pelaksana tarif yang transparan, adil dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat khsususnya penumpang yang menggunakan jasa pelabuhan.

Selain itu jelas Fadly, ini sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas layanan pelabuhan. Oleh sebab itu KSOP Waingapu memfasilitasi proses kesepakatan tarif antara Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan operator kapal penumpang.

Sehingga tambah dia, langkah ini diambil untuk menciptakan sistem yang lebih terstruktur menghindari ketimpangan tariff yang dapat membebani masyarakat serta memastikan kenyamanan bagi para penumpang yang menggunakan fasilitas pelabuhan.

“Saya harap koordinasi baik dengan pihak-pihak sangat penting ini untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan terlebih dengan tingginya volume penumpang yang menggunakan kapal laut,” tuturnya.

Advertisement

Pelabuhan Waingapu sebut Fadly, merupakan pintu gerbang utama transportasi laut. Oleh sebab itu kami berkomitmen untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang dengan tariff yang wajar.

“Jadi dalam kegiatan ini pihak-pihak terkait juga melakukan peninjauan terhadap beberap aspek teknis di lapangan termasuk fasilitas pelabuhan melakukan evaluasi pemberlakuan tariff yang kami terapkan,” ujarnya.

Selain itu lanjut Fadly, KSOP telah membuka posko pengaduan di pelabuhan Waingapu. Posko ini bekerjasama dengan Pos KP3 Laut dan Pos AL yang dapat melaporkan segala bentuk intimidasi maupun ketidaknyamanan yang dialami di pelabuhan. “Maka melalui Posko ini masyarakat dapat menyampaikan keluhan dan mendapat solusi secara cepat dan efektif,” ungkap Fadly.

KSOP Waingapu berharap agar seluruh pihak yang terlibat dalam sektor kepelabuhanan terus menjalin sinergi demi terciptanya pelayanan yang semakin baik. “Upaya ini sejalan dengan program pemerintah untuk mewujudkan transportasi laut yang lebih efisien, aman dan berkelanjutan,” tutup Fadly.      

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Habibudin
PenulisMoh HabibudinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia