Advertisement
Indonesia Positif

Seniman Jalanan Lamongan Gelar Doa dan Buka Bersama, Husen: Seni Jalanan Penuh Solidaritas

Para seniman jalanan di Lamongan menggelar acara doa bersama dan buka puasa untuk mengenang rekan-rekan mereka yang telah berpulang.

TIMES Indonesia,
Seniman Jalanan Lamongan Gelar Doa dan Buka Bersama, Husen: Seni Jalanan Penuh Solidaritas
Wakil Ketua II DPRD Lamongan, Husen, S.A.g M.P.d usai melaksanakan buka dan doa bersama Selamet Riyadi serta pengamen jalanan lainnya, Sabtu (22/3/2025), Foto : Moch. Nuril Huda/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

LAMONGAN Para seniman jalanan di Lamongan menggelar acara doa bersama dan buka puasa untuk mengenang rekan-rekan mereka yang telah berpulang.

Acara yang penuh haru ini berlangsung dengan dukungan Wakil Ketua II DPRD Lamongan, Husen, S.A.g M.P.d serta berbagai pihak yang peduli terhadap kesenian jalanan.

Advertisement

Dalam suasana yang penuh kehangatan, para seniman jalanan, keluarga almarhum, serta para pengasong berkumpul untuk mengenang jasa para seniman yang telah memberikan warna dalam dunia seni jalanan. 

Seniman-Jalanan-Lamongan-b.jpg

Selamet Riyadi, salah satu seniman yang hadir, mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya ada acara khusus untuk mengenang mereka yang telah pergi.

"Selama puluhan tahun kami mengamen di jalanan, baru kali ini ada doa bersama untuk saudara-saudara kami yang telah meninggal. Ini sangat mengharukan bagi kami semua," ujar Selamet, Sabtu (22/3/2025). 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT serta berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini, termasuk Mas Husen yang memfasilitasi kegiatan tersebut.

Advertisement

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Lamongan, Husen, S.A.g M.P.d dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam tentang kehidupan. 

Seniman-Jalanan-Lamongan-c.jpg

"Jalanan adalah tempat berjalan untuk menggapai tujuan. Namun, di sana ada banyak tikungan, persimpangan, dan rambu-rambu. Harapannya, teman-teman jalanan dan kita semua lebih berhati-hati dalam memilih jalan agar tidak salah arah," ujar Mas Husen.

Tak hanya itu, Mas Husen juga menekankan pentingnya pembentukan wadah bagi seniman jalanan agar mereka bisa lebih terorganisir dan mengembangkan potensi yang dimiliki, baik dalam penciptaan karya lagu maupun sektor ekonomi lainnya.

"Mereka berharap agar acara seperti ini bisa menjadi agenda tahunan dan digelar secara bergilir di berbagai daerah, khususnya di sekitar Lamongan," ucapnya. 

Selain itu, Husen menyampaikan, ajang silaturahmi seperti ini juga diharapkan dapat memperkuat gerakan kebudayaan di kalangan seniman jalanan.

"Acara ini bisa menjadi bukti bahwa seni jalanan bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat untuk terus berkarya," tutur Mas Husen, Wakil Ketua II DPRD Lamongan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moch Nuril Huda
PenulisMoch Nuril HudaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia