Indonesia Positif

Agus Jasmani: Siap Arahkan Dana Pokir untuk Pembangunan Sekretariat PGRI KLU

Sabtu, 29 Maret 2025 - 23:11 | 11.84k
Agus Jasmani, Ketua DPRD KLU. (Foto: Hery Mahardika/TIMES Indonesia)
Agus Jasmani, Ketua DPRD KLU. (Foto: Hery Mahardika/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, LOMBOK UTARA – Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), Agus Jasmani, berkomitmen mengalokasikan dana pokir untuk pembangunan Sekretariat Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) KLU. Langkah ini merupakan bentuk perhatian kepada guru-guru yang telah berjuang mencerdaskan generasi bangsa.

"Saya siap mengarahkan dana pokir untuk pembangunan Sekretariat PGRI KLU. Komitmen ini sebagai langkah kepedulian saya terhadap dunia pendidikan," ujar Agus Jasmani kepada TIMES Indonesia, Sabtu (29/3/2025).

Advertisement

Syarat Hibah Lahan untuk Mulai Pembangunan

Agus Jasmani meminta agar PGRI KLU segera menuntaskan lahan hibah yang akan diberikan oleh pemerintah daerah sebagai langkah awal sebelum pembangunan sekretariat dimulai.

"Bila tahun ini sudah tuntas lahan hibah dari pemerintah daerah, maka tahun anggaran berikutnya sudah bisa saya arahkan pembangunannya ke sana secara bertahap," jelasnya.

DPRD-21.jpgKetua DPRD KLU, Agus Jasmani menerima audensi pengurus PGRI KLU, belum lama ini. (Foto: Nisa untuk TIMES Indonesia)

Selain pembangunan sekretariat, Agus juga menyatakan bahwa pihak legislatif akan memperhatikan dan menerima usulan PGRI terkait pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pendidikan, yang hingga kini belum ada.

Dukungan Legislatif untuk Pendidikan

Agus menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan eksekutif untuk mengusulkan Perda Pendidikan dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun berikutnya.

"Beberapa harapan PGRI akan kami penuhi secara bertahap. Ini semua untuk menjalankan roda organisasi dengan baik. Kami melihat PGRI terus berkoordinasi, sehingga tenaga pendidik memang perlu mendapatkan perhatian lebih," ujarnya.

Menurutnya, tenaga pendidik memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus bangsa, sehingga perlu mendapatkan sarana dan prasarana penunjang yang layak.

"Kita tidak bisa menjadi seperti sekarang tanpa guru-guru kita. Mereka bukan sekadar menjalankan kewajiban, tetapi benar-benar mendidik anak-anak agar menjadi generasi emas," tegas Agus.

Ia berharap dukungan terhadap guru dan tenaga pendidik ini juga datang dari berbagai pihak, agar kesejahteraan tenaga pendidik semakin diperhatikan.

"Dengan adanya dukungan DPRD, kami berharap PGRI KLU dapat lebih optimal dalam menjalankan perannya sebagai wadah perjuangan para guru di daerah ini," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES