Advertisement
Indonesia Positif

Meriahkan Hari Kartini, Siswa TK di Gresik Gelar Kirab Becak Berkebaya

Suasana meriah mewarnai kawasan Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, saat TK Muslimat NU 8 menggelar kirab becak dan kereta kelinci keliling kota untuk memperingati Hari Kartini 2025.

TIMES Indonesia,
Meriahkan Hari Kartini, Siswa TK di Gresik Gelar Kirab Becak Berkebaya
Pemberangkatan kirab berkebaya dengan memakai becak. (Foto: Akmal/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

GRESIK Suasana meriah mewarnai kawasan Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, saat TK Muslimat NU 8 menggelar kirab becak dan kereta kelinci keliling kota untuk memperingati Hari Kartini 2025.

Mengusung semangat Kartini, para siswa dan guru antusias mengikuti pawai dengan menaiki becak dan kereta kelinci yang dihias meriah. Peserta memakai kebaya lengkap dengan pernak-pernik.

Advertisement

Kepala Sekolah TK Muslimat NU 8 Lumpur, Nur Aisyah mengatakan jika pawai kali ini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap pahlawan emansipasi wanita, RA Kartini.

"Alhamdulillah, kegiatan pawai becak dan kereta kelinci berjalan lancar tanpa halangan. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat bagi kita semua. Terima kasih kepada para donatur dan sponsor. Semoga tahun depan pawai ini bisa lebih meriah lagi," katanya, Sabtu (26/4/2025).

Menurutnya, pawai ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga ajang promosi dan ekspresi kreativitas anak-anak. Mengenal pahlawan juga bagian dari pembelajaran luar kelas.

"Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus memperingati perjuangan Kartini yang menginspirasi kita untuk terus belajar, berkarya, dan membawa perubahan yang lebih baik untuk masa depan anak-anak," tambahnya.

Terpisah, wali murid TK Muslimat NU 8 Lumpur juga turut mengapresiasi kegiatan ini. Salah satu wali murid, orang tua dari Bilqis, siswa kelas B, menyampaikan bahwa pawai ini sangat positif. Utamanya dalam menanamkan semangat emansipasi wanita sejak dini.

Advertisement

"Perjuangan Kartini harus kita lanjutkan. Dengan kegiatan seperti ini, anak-anak belajar tentang keberanian, kesetaraan, dan pentingnya berjuang untuk masa depan mereka," ungkapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia