Advertisement
Indonesia Positif

Pendaki Gunung Saeng Bondowoso Ditemukan Meninggal di Kedalaman 150 Meter

Fahrul Hidayatullah alis Baim (18), pendaki asal Jember yang jatuh di Gunung Saeng Bondowoso, ditemukan

TIMES Indonesia,
Pendaki Gunung Saeng Bondowoso Ditemukan Meninggal di Kedalaman 150 Meter
Tim SAR Gabungan saat akan melakukan evakuasi. Namun jasad korban tak bisa diturunkan karena terkendala cuaca (FOTO: BPBD for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BONDOWOSO Fahrul Hidayatullah alis Baim (18), pendaki asal Jember yang jatuh di Gunung Saeng Bondowoso, ditemukan berkat bantuan drone, Jumat (2/5/2025). 

Survivor asal Kabupaten Jember yang jatuh Kamis 1 April 2025 kemarin disebut sudah meninggal dunia. 

Advertisement

Korban ditemukan di kedalaman sekitar 150 meter dari titik jatuh.  

"Survivor sudah ditemukan. Diduga meninggal," kata Jatmika Tim Basarnas Pos SAR Jember. 

Menurutnya, tim drone Basarnas Jember menemukan keberadaan Baim setelah dua hari pencarian. 

"Tim SAR beserta tim drone kami sangat membantu sekali pada saat proses pencarian,” jelas dia. 

Koordiantor Pos SAR Jember, Andi Irawan menjelaskan, Pada pukul 09.15 WIB tim drone menginformasikan telah menemukan sosok diduga korban. 

Advertisement

Menurutnya, survivor Baim ditemukan dalam jarak kurang lebih sekitar 150 meter dari titik jatuh. Lokasi tersebut diperkirakan blankspot. 

Tidak hanya itu kata dia, evakuasi terkendala keadaan cukup ekstrim dan cuaca di atas semakin berkabut menjelang sore. 

"Kita mengupayakan hari ini atau malam ini bisa terevakuasi. Namun kalau malam ini belum bisa dievakuasi, mungkin besok. Secepatnya," terangnya. 

Jika malam ini korban tak bisa dievakuasi. Dia memastikan akan ada tim khusus yang menjaga jenazah korban. 

"Tetap ada personil yang mengawasi, dan stand by di atas," tegas dia.

Diberitakan sebelumnya, korban mulai melakukan pendakian sekitar pukul 07.28 WIB, Kamis (1/5/2025) bersama teman-temannya. Kemudian korban jatuh sekitar pukul 13.30 WIB. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia