Advertisement
Indonesia Positif

Gandeng DLH Gresik, Wilmar Nabati Tanam Seribu Bibit Mangrove di Wisata Karangkiring

Kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, PT Wilmar Nabati Indonesia menanam seribu bibit mangrove di Wisata Karangkiring Kecamatan Kebomas, Sabtu (3/4/2025).

TIMES Indonesia,
Gandeng DLH Gresik, Wilmar Nabati Tanam Seribu Bibit Mangrove di Wisata Karangkiring
Penanaman mangrove di Kelurahan Karangkiring Kecamatan Kebomas Gresik (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

GRESIK Kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, PT Wilmar Nabati Indonesia menanam seribu bibit mangrove di Wisata Karangkiring Kecamatan Kebomas, Sabtu (3/4/2025).

Penanaman pohon mangrove ini sebagai upaya pelestarian lingkungan serta menjaga ekosistem alam di kawasan pesisir. 

Advertisement

Penanaman mangrove dilakukan dengan metode korbon pancang atau sistem tanam pancang berumpun.

Keberadaan Mangrove memiliki peran strategis, diantaranya sebagai penahan abrasi, tempat hidup dan berkembang biak biota laut, serta penyedia oksigen. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, penanaman mangrove di area Wisata Mangrove Karangkiring ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi.

"Sekaligus aksi nyata upaya merawat lingkungan dan ekosistem alam yang semakin memburuk," katanya.

Wabup Alif menjelaskan, pemerintah daerah berkolaborasi dengan PT Wilmar Nabati Indonesia yang melakukan penghijauan di pesisir.

Advertisement

Alif menyampaikan, penanaman bibit pohon mangrove ini juga dilakukan untuk penghijauan di Kabupaten Gresik. Sengaja memilih jenis pohon mangrove karena manfaatnya yang lebih bisa menyerap karbondioksida atau CO2.

"Saat ini Gresik sangat-sangat butuh untuk penghijauan. Terutama pohon mangrove itu penyerapan CO2 empat sampai lima kali lipat lebih tinggi daripada pohon yang lain," jelasnya. 

Ia menegaskan bahwa penanaman pohon mangrove menjadi bagian program 100 hari Nawakarsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2025-2030, sekaligus peringatan Hari Bumi 2025.

"Ini program 100 hari nawakarsa pemerintahan Pak Bupati bersama saya dan juga juga memperingati Hari Bumi untuk konservasi mangrove di Kabupaten Gresik," tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia