Advertisement
Indonesia Positif

Program Pokir Dewan untuk Pangan B2SA dan Hibah Prasarana Sampah di Kabupaten Malang

Pemkab Malang memastikan adanya fasilitasi bantuan nonfisik terkait ketahanan pangan dan pengelolaan sampah di Kabupaten Malang. Salah satunya, melalui program pokok-pokok pikiran (Pokir) Anggota Dewan.

TIMES Indonesia,
Program Pokir Dewan untuk Pangan B2SA dan Hibah Prasarana Sampah di Kabupaten Malang
Foto bersama narasumber dan peserta usai sosialisasi program Pangan dan Kebun B2SA Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, di Desa Toyomarto, Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (7/5/2025). (FOTO: Amin/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Pemkab Malang memastikan adanya fasilitasi bantuan nonfisik terkait ketahanan pangan dan pengelolaan sampah di Kabupaten Malang. Salah satunya, melalui program pokok-pokok pikiran (Pokir) Anggota Dewan. 

Dukungan program untuk ketahanan pangan seperti dengan bantuan pelatihan dan budidaya dalam program Pangan B2SA dan Kebun B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP). 

Advertisement

Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malang, Diah Desianti P menyampaikan, Program Pangan dan Kebun B2SA bagian dari mewujudkan ketahanan pangan di Pemerintah Kabupaten Malang. 

program-Pangan-dan-Kebun-B2SA-Dinas-Ketahanan-Pangan-Kabupaten-Malang-2.jpg

Menurutnya, program Pangan dan Kebun B2SA ini direncanakan ada di 42 titik di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Kabupaten Malang. Harapannya, program ini berkembang dimana di tiap desa ada Kebun B2SA. 

"Program B2SA sedang kita lakukan dan direalisasikan melalui Pokok-pokok pikiran legislatif dari para bapak anggota dewan," terang Desianti, di sela sosialiasi program B2SA DKP di Balai Desa Toyomarto Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (7/5/2025). 

Melalui program B2SA ini, lahan masyarakat yang ada di  desa dan punya potensi belum termanfaatkan, dimanfaatjan dengan menanam. Hasilnya  nanti bisa menjadi bagian dari pangan masyarakat. 

Advertisement

Untuk diketahui, program ketahanan pangan melalui B2SA ini juga menjadi bagian strategi menangani masalah stunting. Dimana, Pemerintah Kabupaten Malang fokus ketiga hal, mulai pola makan, pola asuh, terus kemudian memperbaiki sanitasi air bersih.

Pola makan masyarakat saat ini mayoritas didominasi beras atau karbohidrat. Padahal, bahan makanan itu harus beragam. Seperti, makanan mengandung protein, buah-buahan, dan sayuran. 

Pelatihan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat terkait program B2SA, sebelumnya juga diberikan di Desa Jambearjo, Tajinan Kabupaten Malang. Termasuk di dalamnya, nanti diberikan bantuan benih dan lain-lain yang akan menunjang kebun pangan warga. 

Pihak pemerintah Desa Jambearjo menyampaikan, pihaknya merasa sangat terbantu dengan adanya program pemerintah yang difasilitasi melalui pokir Anggota Dewan. 

Program bantuan nonfisik melalui pokok pikiran dewan juga diberikan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang. Yakni, berupa hibah alat angkut sampah roda tiga, gerobak, atau bak sampah. 

Rencana realisasi hibah persampahan dari DLH Kabupaten Malang ini juga dibahas dengan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Rabu (7/5/2025). 

Anggota Komisi III DPRD, Kuncoro mengatakan, nilai hibah prasarana penanganan sampah melalui pokir anggota dewan beragam, baik volume maupun lokasi desa yang mendapatkan bantuan hibah ini. 

"Masih dimatangkan untuk pengusulannya. Hibah penanganan sampah melalui DLH ini beragam, dan sasarannya tersebar di beberapa wilayah," demikian Kuncoro. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Khoirul Amin
PenulisKhoirul AminAhli Madya Bahasa Inggris Dan Dunia Usaha Universitas Negeri Malang (2001). Bergabung di TIMES Indonesia sejak Oktober 2024. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains (pendidikan), seni, budaya dan kegiatan sosial keagamaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia