Advertisement
Indonesia Positif

Camat Silo Gandeng Ulama untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Imunisasi

Anggota TP PKK Kecamatan Silo dan TP PKK Desa Sidomulyo melakukan kunjukan ke Posyandu Cempaka 46 di Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Jember, Jumat (9/5/2025).

TIMES Indonesia,
Camat Silo Gandeng Ulama untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Imunisasi
Antusias masyarakat dalam mengikuti imunisasi ILP. (M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER Anggota TP PKK Kecamatan Silo dan TP PKK Desa Sidomulyo melakukan kunjukan ke Posyandu Cempaka 46 di Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Jember, Jumat (9/5/2025).

Kunjungan tersebut sebagai bagian dari pelayanan dan pengawasan dalam menekan jumlah kasus stunting di daerah setempat.

Advertisement

Ketua TP PKK Silo Fitria Teguh menerangkan, kunjungan tersebut juga bagian dari Integrasi Layanan Prima (ILP) agar masyarakat menerima manfaat imunisasi untuk menurunkan risiko stunting.

“Alhamdulillah capaian di sini cukup baik, karena mencapai 90 persen,” kata Fitria.

Fitria menerangkan, ILP merupakan program pendekatan dalam memberikan pelayanan imunisasi yang lebih baik dan terintegrasi, serta fokus pada kualitas.

Dijelaskan juga, dalam ILP ini yang mendapatkan imunisasi bukan hanya balita, tapi juga kalangan remaja dan lanjut usia (lansia).

Senada, Plt. Camat Silo Teguh Kurniawan mengatakan bahwa monitoring dan penjaringan ILP lebih menekankan pelayanan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi.

Advertisement

Menurutnya, masih banyak masyarakat di pedesaan yang enggan untuk diimunisasi karena berbagai faktor, salah satunya karena keyakinan dalam agama.

“Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi, kami selalu menggandeng tokoh ulama setempat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” katanya.

Dia juga merasa bersyukur lantaran capaian imunisasi di Dusun Gumitir mencapai 90 persen.

“Tanpa ada peran serta tokoh masyarakat dan ulama sekitar, memang agak susah bisa mencapai angka 90 persen," imbuhnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia