Advertisement
Indonesia Positif

Master Bagasi Hadirkan Wastra Indonesia dan Brand Lokal Kreatif di Festival Indonesia Kaki Lima 2025 Belgia

Festival Indonesia Kaki Lima 2025 kembali sukses memukau ribuan pengunjung di Kontich, Belgia, dengan sajian budaya dan kuliner khas Tanah Air.

TIMES Indonesia,
Master Bagasi Hadirkan Wastra Indonesia dan Brand Lokal Kreatif di Festival Indonesia Kaki Lima 2025 Belgia
Festival Indonesia Kaki Lima 2025 di Kontich, Belgia. (FOTO: dok pribadi)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Festival Indonesia Kaki Lima 2025 kembali sukses memukau ribuan pengunjung di Kontich, Belgia, dengan sajian budaya dan kuliner khas Tanah Air. Di tengah gegap gempita festival yang berlangsung pada 17–18 Mei ini, Master Bagasi, platform cross border e-commerce, tampil menonjol sebagai salah satu penggerak promosi produk-produk kreatif Indonesia di Eropa.

Melalui kolaborasi dengan Bentala Project - Master Bagasi dan beberapa brand lokal lainnya seperti DUA Bags dan De Hiro, Master Bagasi memperkenalkan ragam produk brand lokal unggulan kepada masyarakat internasional. Dari wastra tradisional dengan sentuhan modern hingga kerajinan tangan autentik, booth Master Bagasi menjadi sorotan utama pengunjung yang mencari oleh-oleh unik bercita rasa Indonesia.

Advertisement

Salah satu koleksi yang paling mencuri perhatian adalah karya batik dari desainer muda Tiffany Boetik, hasil proyek kolaboratif dengan Master Bagasi. Batik yang dipamerkan menampilkan kekayaan motif khas Nusantara yang diolah menjadi busana siap pakai bergaya modern, menarik minat pengunjung dari berbagai latar belakang budaya.

“Kami percaya bahwa produk brand lokal Indonesia punya daya saing tinggi dan cerita yang kuat untuk dibawa ke panggung global,” ujar CEO dan Founder Master Bagasi Amir Hamzah. 

“Festival ini adalah panggung yang tepat untuk mempertemukan pelaku brand lokal dengan konsumen diaspora dan internasional, sekaligus memperkuat semangat gotong royong lintas negara,” pungkas Hamzah.

Tak hanya memajang produk, Master Bagasi juga memperkenalkan konsep cross-border e-commerce kepada pengunjung, memperlihatkan bagaimana diaspora Indonesia dapat dengan mudah mengakses dan membeli produk lokal dari manapun mereka berada. 

Layanan pengiriman internasional Master Bagasi yang efisien dan aman menjadi solusi nyata bagi brand lokal Indonesia yang ingin menembus pasar global.

Advertisement

Dengan antusiasme tinggi dari pengunjung serta dukungan dari berbagai pihak, partisipasi Master Bagasi di Festival Indonesia Kaki Lima 2025 menjadi bukti komitmen perusahaan dalam memberdayakan brand lokal dan mempromosikan budaya Indonesia melalui inovasi teknologi dan kolaborasi.

Master Bagasi mengajak diaspora dan pencinta budaya Indonesia di seluruh dunia untuk terus mendukung produk lokal. Jangan lewatkan koleksi eksklusif Festival Indonesia Kaki Lima yang akan tersedia di platform Master Bagasi mulai akhir Mei 2025. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Ramli
PenulisMoh RamliPasca Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia