Advertisement
Indonesia Positif

Tingkatkan Pelayanan, DPMPTSP Kota Bontang Siapkan Lokasi Baru untuk MPP

Komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dibuktikan. Salah satunya melalui rencana relokasi Mal Pelayanan Publik (MPP) dari lokasi saat ini di lantai empat Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) ke tempat yang lebi

TIMES Indonesia,
Tingkatkan Pelayanan, DPMPTSP Kota Bontang Siapkan Lokasi Baru untuk MPP
Kepala DPMPTSP, Bontang Muhammad Aspiannur (Foto: Kusnadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Bontang Komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dibuktikan. Salah satunya melalui rencana relokasi Mal Pelayanan Publik (MPP) dari lokasi saat ini di lantai empat Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) ke tempat yang lebih representatif dan mudah diakses oleh masyarakat.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang sebagai pengelola MPP kini tengah menyiapkan sejumlah opsi lokasi baru yang dinilai lebih layak dan mendukung visi pelayanan publik yang inklusif dan nyaman.

Advertisement

Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan bahwa relokasi MPP merupakan bagian dari upaya reformasi pelayanan publik agar lebih ramah bagi seluruh kalangan, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

“Kami tidak hanya ingin menyediakan tempat, tapi membangun ekosistem pelayanan yang lebih manusiawi. MPP harus bisa diakses siapa saja, tanpa hambatan,” ujar Aspiannur, Kamis (29/5/2025) 

Meski selama ini MPP tetap berjalan di lokasi saat ini, berbagai masukan masyarakat mendorong pemerintah untuk mengevaluasi kenyamanan dan efektivitas lokasi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi akses vertikal menuju MPP yang dinilai kurang ramah bagi sebagian warga.

“Akses ke lantai empat memang jadi kendala utama. Ditambah lagi lingkungan pasar yang padat dan bisa menimbulkan ketidaknyamanan saat masyarakat datang mengurus layanan,” lanjutnya.

DPMPTSP kini mengkaji beberapa lahan milik pemerintah, termasuk salah satu yang dinilai cukup ideal yaitu kawasan HOP. Lokasinya berada di pusat kota dan memiliki potensi sebagai pusat pelayanan baru yang terintegrasi. Namun demikian, lahan tersebut saat ini masih berstatus taman kota sehingga pemanfaatannya memerlukan keputusan strategis dari pimpinan daerah.

Advertisement

“Kami menunggu arahan dari pimpinan terkait kemungkinan pembangunan MPP di kawasan HOP. Secara akses dan lokasi, sangat potensial,” ucap Aspiannur.

Langkah ini dinilai sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang mendorong keberadaan MPP sebagai pusat layanan yang bersih, nyaman, dan profesional. MPP Bontang sendiri melayani berbagai jenis pelayanan dari instansi vertikal, OPD, hingga BUMN dan BUMD.

“Tujuan utama kami adalah menciptakan pelayanan publik yang lebih baik. Pemindahan lokasi ini bukan semata-mata teknis, tapi bentuk keseriusan Pemkot Bontang dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas,” tutup Aspiannur Kepala DPMPTSP Bontang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Kusnadi
PenulisKusnadiSarjana Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (1997). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 Meliput berbagai topik dan isu termasuk politik, hukum, umkm,ekonomi kreatif, wisata, olahraga hingga seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia