Advertisement
Indonesia Positif

Validasi Data Jadi Kunci: DPMPTSP Bontang Koreksi Capaian Investasi Triwulan I hingga Hampir 20 Persen

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bontang (DPMPTSP Bontang) menunjukkan komitmennya terhadap akurasi dan validitas data investasi.

TIMES Indonesia,
Validasi Data Jadi Kunci: DPMPTSP Bontang Koreksi Capaian Investasi Triwulan I hingga Hampir 20 Persen
Analis Kebijakan Ahli Madya DPMPTSP Bontang, Karel (FOTO: Kusnadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BONTANG Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bontang (DPMPTSP Bontang) menunjukkan komitmennya terhadap akurasi dan validitas data investasi. Hal ini terbukti dari koreksi signifikan terhadap capaian realisasi investasi triwulan pertama 2025, yang semula diduga hanya menyentuh 5 persen, kini tercatat mencapai Rp484,98 miliar atau 19,39 persen dari target tahunan sebesar Rp2,5 triliun.

Menurut Analis Kebijakan Ahli Madya DPMPTSP Bontang, Karel, koreksi data tersebut dilakukan setelah dilakukan verifikasi dan pemutakhiran data dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang dilaporkan para pelaku usaha.

Advertisement

“Kami ingin semua data benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, masa pelaporan LKPM triwulan pertama kami perpanjang hingga 21 April untuk memberi waktu kepada pelaku usaha melaporkan kegiatan mereka,” ujar Karel, Jumat (30/5/2025).

Langkah koreksi dan verifikasi data ini membuahkan hasil yang signifikan. Dari yang semula diduga stagnan di angka 5 persen, realisasi investasi justru mendekati 20 persen dari target tahunan, mencerminkan aktivitas ekonomi dan investasi yang lebih dinamis dari perkiraan awal.

Karel menambahkan, ketepatan laporan dari pelaku usaha sangat memengaruhi strategi dan kebijakan daerah dalam mendorong investasi. Oleh karena itu, DPMPTSP terus mendorong pelaku usaha agar lebih tertib dan disiplin dalam pelaporan LKPM.

“Kita tidak bisa bicara penguatan iklim investasi kalau datanya tidak akurat. Maka, validasi ini menjadi kunci untuk melihat tren yang sebenarnya dan mengambil langkah yang tepat,” tegasnya.

Dengan capaian yang cukup menjanjikan di awal tahun, DPMPTSP optimistis target investasi sebesar Rp2,5 triliun dapat tercapai hingga akhir 2025, asalkan tren pelaporan dan komitmen investasi terus dijaga. (d)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Kusnadi
PenulisKusnadiSarjana Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (1997). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 Meliput berbagai topik dan isu termasuk politik, hukum, umkm,ekonomi kreatif, wisata, olahraga hingga seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia