Advertisement
Indonesia Positif

Optimalkan Pajak Daerah Melalui Digitalisasi, Tax Center FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Gelar Taxfest

Dalam upaya mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemandirian fiskal, Tax Center FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sukses menggelar Tax Festival (Taxfest) sebagai bagian dari kontribusi edukatif terhadap literasi perpajakan d

TIMES Indonesia,
Optimalkan Pajak Daerah Melalui Digitalisasi, Tax Center FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Gelar Taxfest
Tax Center FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Gelar Taxfest. (FOTO: UIN Sultan Maulana Hasanuddin for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SERANG Dalam upaya mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemandirian fiskal, Tax Center FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sukses menggelar Tax Festival (Taxfest) sebagai bagian dari kontribusi edukatif terhadap literasi perpajakan di kalangan generasi muda. 

Acara tahunan ini, yang rutin menyajikan berbagai lomba dan seminar nasional, bertujuan menumbuhkan kesadaran pajak sejak dini, memberikan ruang aktualisasi ide, serta mendorong kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Advertisement

Dalam hal ini, pembicara terpercaya seperti Ahmad Taufiq Lubis, menyatakan bahwa digitalisasi dalam sistem perpajakan daerah merupakan langkah strategis yang sangat dibutuhkan. 

"Pajak adalah sumber utama penerimaan negara dan daerah. Melalui digitalisasi, kami yakin PAD dapat meningkat signifikan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, Rabu (4/6/2025).

Seminar Nasional Pajak, salah satu agenda utama dalam Taxfest, dalam paparannya, Kang Afiq sapaan akrabnya menjelaskan tentang pentingnya tiga pilar penting dalam pengelolaan kekayaan (wealth management). 

"Fitur investasi yang beragam idealnya bukan untuk dibandingkan, melainkan disandingkan. Jangan sampai memicu perdebatan hanya untuk mendapatkan satu sudut pandang yang seragam," tegasnya.

Dalam pandangannya bahwa Taxfest ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkompetisi melalui Lomba Poster Edukasi Pajak, Lomba Video Pajak, dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (Esai). 

Advertisement

"Semoga menghasilkan generasi muda yang sadar dan paham pajak, melahirkan ide-ide solutif dalam bidang perpajakan, serta membangun kerja sama yang erat antara lembaga pendidikan, masyarakat, dan pemerintah dalam memajukan sistem perpajakan daerah," imbuhnya.

Sementara itu, lebih jauh pemaparan yang tajam dan jelas dari para pemateri ini menurut salah satu peserta, sangat membantu meluruskan cara pandang mereka terhadap investasi. 

"Wawasan kami menjadi lebih luas. Kami sangat berharap para pemateri bisa kembali mengisi seminar di kesempatan berikutnya," tutup seorang peserta yang tampak antusias.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum STAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia