Advertisement
Indonesia Positif

Terangi Bandealit, Pemkab Jember dan PLN Pasang Ratusan Tiang Listrik

Pemkab Jember dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan pemasangan tiang listrik di Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Kamis (5/6/2025).

TIMES Indonesia,
Terangi Bandealit, Pemkab Jember dan PLN Pasang Ratusan Tiang Listrik
Proses pemasangan tiang listrik. (Foto : M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER

Pemkab Jember dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan pemasangan tiang listrik di Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Kamis (5/6/2025).

Advertisement

Manager PT PLN UP3 Jember Alimuddin mengatakan bahwa sebanyak 220 tiang listrik akan dipasang di jalan sepanjang 11 kilometer hingga Pantai Bandealit.

General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Ahmad Mustaqir meminta warga Bandealit untuk rutin memanjatkan doa guna kelancaran pemasangan ratusan tiang listrik yang akan berdiri kokoh hingga Pantai Bandealit.

"Untuk Pemkab Jember, tolong jaga aset kami. Mohon bantuan untuk menjaga aset kita agar terhindar dari oknum yang mengganggu aliran listrik yang mengalir ke rumah-rumah," ujarnya.

Dia mengatakan, wqrga sekitar akan menikmati listrik pascabayar.

"Jadi, bukan yang pulsa. Tapi, mohon dibantu agar membayar tepat waktu," imbuhnya.

Advertisement

Dia juga berharap, warga Bandealit dapat menikmati listrik di rumahnya sebelum Agustus 2025.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan bahwa pihaknya meminta PLN untuk memasang sebanyak tujuh ribu tiang listrik di seluruh pelosok Jember.

"Bahkan, dana yang kami dapat adalah senilai Rp 1 triliun," ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kerja keroyokan antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi,dan pemerintah pusat.

"Membangun Jember tak bisa sendirian, tetapi harus bersama-sama," imbuhnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia