Advertisement
Indonesia Positif

SMK Cendika Bangsa Kepanjen Semarakkan Idul Adha dengan Aksi Sosial

SMK Cendika Bangsa Kepanjen untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

TIMES Indonesia,
SMK Cendika Bangsa Kepanjen Semarakkan Idul Adha dengan Aksi Sosial
SMK Cendika Bangsa Kepanjen untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur di momen Idul Adha. (Foto: SMK Cendika Bangsa Kepanjen)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Momen Idul Adha 1446 H dimanfaatkan SMK Cendika Bangsa Kepanjen untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Menggandeng Polres Kabupaten Malang dan Hotel Grand Kanjuruhan, sekolah ini menggelar kegiatan bertajuk “Yatim Ceria, Berkah untuk Kita” sebagai wujud nyata kepedulian sosial.

Advertisement

Puluhan anak yatim menerima santunan dan bingkisan, yang dibagikan langsung oleh siswa-siswi SMK Cendika Bangsa ke rumah masing-masing penerima. Wajah-wajah penuh senyum menyambut kedatangan mereka, menciptakan momen haru sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dalam belajar tentang empati dan aksi sosial secara langsung.

Kepala SMK Cendika Bangsa, Abdulloh Muthi, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang berbagi, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.

“Membuat anak yatim tersenyum adalah berkah bagi kita semua. Kegiatan ini menumbuhkan kepedulian dan kepekaan sosial di tengah maraknya gaya hidup generasi muda yang cenderung sibuk dengan gadget,” ujarnya, Sabtu (7/6/2025).

Wildan, salah satu anak yatim yang mendapat kunjungan, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

“Terima kasih sudah datang dan memberi bantuan. Saya senang sekali,” tuturnya sambil tersenyum.

Advertisement

Lebih dari sekadar perayaan hari besar keagamaan, kegiatan ini menjadi refleksi nilai kurban yang sesungguhnya—berbagi dengan tulus, membahagiakan yang membutuhkan, dan menguatkan rasa kemanusiaan dalam diri para pelajar sebagai calon pemimpin masa depan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia