Advertisement
Indonesia Positif

KEK Singhasari Terima Kunjungan Konselor Prancis, Bahas Peluang Kolaborasi Pendidikan dan Budaya

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari menerima kunjungan resmi dari Konselor Prancis, Mr. Jules Irrmann, Kamis pagi (5/6).

TIMES Indonesia,
KEK Singhasari Terima Kunjungan Konselor Prancis, Bahas Peluang Kolaborasi Pendidikan dan Budaya
Kunjungan Konselor Prancis di KEK Singhasari. (Credit Foto: KEK Singhasari)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Singhasari) menerima kunjungan resmi dari Konselor Prancis, Mr. Jules Irrmann, Kamis pagi (5/6). Jules Irrmann merupakan Counselor for Cooperation and Cultural Affairs sekaligus Direktur Institut Français d’Indonésie (IFI). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Prancis, khususnya di bidang pendidikan, riset, dan kebudayaan.

Dalam kunjungan tersebut, Mr. Irrmann didampingi oleh Mrs. Sandra Vivier, Direktur IFI Surabaya. Mereka disambut langsung oleh manajemen KEK Singhasari dan diajak meninjau berbagai fasilitas unggulan yang dimiliki kawasan ini, mulai dari Digital Factory, pusat inovasi edukasi, hingga ruang inkubasi startup digital.

Advertisement

Konselor-Prancis-1.jpg

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda IFI di Jawa Timur pada 4-5 Juni 2025, dengan fokus utama untuk memahami ekosistem inovasi lokal dan menjajaki potensi kerja sama lintas negara. Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak membahas berbagai kemungkinan kolaborasi, mulai dari program pertukaran pelajar dan dosen, riset bersama, pelatihan vokasi berbasis industri, hingga kegiatan budaya yang mempertemukan komunitas kreatif dari Indonesia dan Prancis.

Jules Irrmann menyampaikan ketertarikannya terhadap model pengembangan kawasan yang diterapkan di KEK Singhasari. Ia menilai bahwa potensi besar yang dimiliki kawasan ini dapat menjadi jembatan untuk memperluas jangkauan kerja sama bilateral, khususnya dalam mendukung talenta muda dan ekonomi kreatif berbasis teknologi.

Konselor-Prancis-2.jpg

Kunjungan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun sinergi antara IFI dan KEK Singhasari. Diharapkan, pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan inisiatif konkret yang memperkuat posisi KEK Singhasari sebagai simpul inovasi dan kolaborasi global di kawasan Asia Tenggara.

Advertisement

Sebagai kawasan yang mengintegrasikan teknologi, pendidikan, dan budaya, KEK Singhasari terus mendorong terbentuknya kemitraan internasional yang dapat membawa dampak nyata bagi pengembangan SDM nasional. Kolaborasi semacam ini diharapkan bisa memperkuat daya saing Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi digital global.

Dengan semangat keterbukaan dan kerja sama lintas negara, KEK Singhasari berkomitmen menjadi ruang tumbuh bersama bagi para inovator, peneliti, pelajar, dan pelaku industri kreatif dari berbagai penjuru dunia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

A
PenulisAditia Lestari Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia