Advertisement
Indonesia Positif

Bupati Jember Fawait Siapkan Tunjangan dan Beasiswa Khusus Anak Guru Ngaji

Bupati Jember Muhammad Fawait kembali berkantor di kantor desa atau kecamatan. Kali ini, Fawait memilih berkantor di Kecamatan Silo, Jumat (27/6/2025).

TIMES Indonesia,
Bupati Jember Fawait Siapkan Tunjangan dan Beasiswa Khusus Anak Guru Ngaji
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menyampaikan apresiasinya terhadap guru ngaji. (Foto: M. Abdul Basid/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER

Bupati Jember Muhammad Fawait kembali berkantor di kantor desa atau kecamatan. Kali ini, Fawait memilih berkantor di Kecamatan Silo, Jumat (27/6/2025).

Advertisement

Kegiatan Buoati Jember ini merupakan program Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan (Bunga Desaku) yang dimulai Fawait sejak awal menjabat sebagai Bupati Jember.

Berkantor di Silo, Fawait melakukan pertemuan dengan 100 guru ngaji.

Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan apresiasinya atas pengabdian para guru ngaji dalam memberikan pendidikan agama dan akhlak kepada anak-anak.

Fawait menilai, pengabdian mereka layak mendapat penghargaan dan perhatian pemerintah.

"Sebagai santri saya punya tanggung jawab moral bagaimana guru ngaji mendapatkan perhatian pemerintah. Walaupun sebenarnya, tanpa bantuan pemerintah para guru ngaji tetap ngajar. Bahkan sebelum Indonesia merdeka para guru ngaji sudah ada di garda terdepan untuk memberikan pendidikan gratis kepada umat," kata Fawait.

Advertisement

Fawait mengatakam bahwa sebagai pemimpin dirinya harus memperhatikan kesejahteraan guru ngaji.

"Guru itu penting, karena negara yang maju, pendidikan pertamanya adalah akhlak. Di Jepang itu pendidikan pertamanya adalah kemandirian dan akhlak. Jadi, peran guru ngaji penting untuk membantu pemerintah menyiapkan generasi berkualitas, dengan diawali pelajaran akhlak," ujarnya.

Oleh karena itu, Fawait menuturkan bahwa pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran untuk tunjangan guru ngaji setiap tahunnya.

Dia menerangkan, tunjangan tersebut dapat diterima para guru ngaji tanpa mengantre dan birokrasi yang berbelit.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program beasiswa khusus putra putri guru ngaji di Jember.

"(Ini) sesuai janji saya pada saat kampanye," tuturnya.

Selain bertemu dengan para guru ngaji, Fawait juga melakukan tebar benih ikan di sungai di Desa Sempolan.

Hal ini sebagai bentuk pelestarian ekosistem yang ada di sana.

Sebagai informasi, Bunga Desaku di Kecamatan Silo berlangsung selama dua hari, 27-28 Juni 2026.

Bersama jajaran OPD, Fawait akan melaksanakan sejumlah kegiatan di antaranya Apel Kebangsaan, pertemuan dengan petani, meninjau proyek infrastruktur di Desa Sidomulyo, mengunjungi Puskesmas, dan Rumah Batik.

Demi menyukseskan program itu, sejumlah OPD Pemkab Jember membuka layanan di tempat di beberapa titik di Kecamatan Silo.

Di antaranya, layanan adminduk oleh disdukcapil, layanan kesehatan oleh dinas kesehatan, administrasi perizinan oleh dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia