Advertisement
Indonesia Positif

Bupati Fawait Sebut Jember jadi Surga Kopi Indonesia

Selain terkenal dengan tembakaunya, Kabupaten Jember juga terkenal dengan komoditas kopinya.

TIMES Indonesia,
Bupati Fawait Sebut Jember jadi Surga Kopi Indonesia
Bupati Jember Muhammad Fawait saat membuka Festival Kopi dan Tembakau Nusantara 2025 di Aula Gedung Serba Guna (BSG). (Foto : M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER

Selain terkenal dengan tembakaunya, Kabupaten Jember juga terkenal dengan komoditas kopinya.

Advertisement

Di Jember, kopi telah menjadi identitas dan salah satu sumber pencaharian utama masyarakat.

Dengan produksi kopi pada tahun 2023 yang mencapai 4.477,11 ton, menjadikan Jember sebagai penghasil utama biji kopi utama di Provinsi Jawa Timur.

Karena itu, Pemkab Jember bersama MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia) Korwil Jatim. menggelar Festival Kopi dan Tembakau Nusantara 2025 di Aula Gedung Serba Guna (BSG) dari tanggal 17 - 21 Juli 2025.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan bahwa Jember dapat menjadi surga kopi Indonesia.

"Hari ini ada event festival kopi dan tembakau di Jember. Republik Kopi boleh ada di Bondowoso, tapi Jember adalah surganya kopi Indonesia karena Jember memiliki berbagai jenis kopi," kata Fawait.

Advertisement

Berbeda dengan daerah lain, Fawait mengatakan bahwa Jember tidak hanya menjadi penghasil kopi namun juga tembakau.

"Daerah lain hanya memiliki kopi. Tapi kita di Jember memiliki kopi yang rasa whine dan juga tembakau cerutu yang mendunia. Jadi kalau minum kopi sambil merokok cerutu, maka akan seperti surga dunia," jelasnya.

Dia mengatakan festival akan dijadikan agenda tahunan.

"Saya berjanji, tahun depan harus lebih meriah dan lebih spektakuler," ujarnya berjanji.

Sementara Heru Satriyo, Ketua MAKI Korwil Jatim, kepada wartawan menyatakan, bahwa Jember dipilih sebagai tempat festival, karena Jember adalah pusat dari kopi dan tembakau.

"Karena Jember adalah epicentrum kopi dan tembakau, dan kami juga peduli dengan UMKM, maka pada event ini juga kami gelar UMKM Fest nasional, yang diikuti oleh pelaku UMKM dari propinsi Jawa Timur dan juga Jember," pungkas Heru. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia