Advertisement
Indonesia Positif

BBM Langka, Pemkab Jember Minta Siswa Belajar dari Rumah, ASN juga Boleh WFH

Pemkab Jember mengeluarkan kebijakan yang berisi pemberlakukan kegiatan belajar mengajar dari rumah secara daring.

TIMES Indonesia,
BBM Langka, Pemkab Jember Minta Siswa Belajar dari Rumah, ASN juga Boleh WFH
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menyampaikan sambutannya pada Program Pro Gus'e di gedung DPRD Jember. (Foto: M. Abdul Basid/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER

Pemkab Jember mengeluarkan kebijakan yang berisi pemberlakukan kegiatan belajar mengajar dari rumah secara daring.

Advertisement

Hal tersebut sebagai dampak dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Jember beberapa hari ini.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan bahwa kebijakan tersebut untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak kelangkaan BBM.

"Mulai besok (hari ini, Selasa) sampai kondisi normal kembali, para pelajar siswa di Jember boleh mengikuti pelajaran secara daring atau online dari rumahnya masing-masing," kata Fawait di Gedung DPRD Jember, Senin (28/7/2025).

"Sehingga harapan kami ini bisa meringankan kebutuhan BBM yang digunakan oleh masyarakat, khususnya di pagi hari," imbuhnya.

Selain pelajar, Fawait juga menyampaikan bahwa aparatur sipil negara (ASN) yang tidak menangani pelayanan, juga dapat melakukan pekerjaannya di rumah atau work from home (WFH).

Advertisement

"Kami juga akan mengeluarkan surat edaran terhadap ASN dan P3K, dengan memberikan kesempatan untuk mengerjakan pekerjaan di rumah bagi yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, dia menjelaskan bahwa keterlambatan pendistribusian BBM bukan kewenangan pemerintah daerah tapi Pertamina.

Meski demikian, sebagai bupati ia akan turut serta meminimalisir dampak yang timbul di permukaan untuk meringankan beban masyarakat.

"Malam ini (Senin), Pertamina sudah mengerahkan truk tangki BBM secara besar-besaran. Sehingga masyarakat diminta untuk bersabar menunggu dan tidak melakukan panic buying yang justru akan mengganggu ketersediaan BBM di SPBU," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia