Advertisement
Indonesia Positif

Butuh Anggaran Rp14 Miliar untuk Menata Kawasan Makam Batoro Katong Ponorogo

Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP-CK), turut mendukung penataan kawasan makam Batoro Katong di Kelurahan Setono Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo menjadi kawasan wisata religi.

TIMES Indonesia,
Butuh Anggaran Rp14 Miliar untuk Menata Kawasan Makam Batoro Katong Ponorogo
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko didampingi Sekda Agus Pramono saat berdiskusi dengan Kepala DPRKP-CK Jatim I Nyoman Gunadi membahas revitalisasi kawasan makam Batoro Katong. (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PONOROGO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPRKP-CK), turut mendukung penataan kawasan makam Batoro Katong di Kelurahan Setono Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo menjadi kawasan wisata religi.

Penataan kawasan tersebut dengan bantuan dana dan koordinasi lintas instansi. Ini jadi bagian dari upaya besar menjadikan situs tersebut sebagai destinasi wisata religi yang lebih representatif dan nyaman. 

Advertisement

Kepala Dinas DPRKP-CK Provinsi Jawa Timur, I Nyoman Gunadi mengatakan, untuk melakukan penataan kawasan makam Setono menjadi kawasan wisata religi, Pemkab Ponorogo mengajukan usulan anggraan ke Pemprov Jatim sedikitnya Rp14 miliar. Dana belasan miliar itu digunakan untuk pekerjaan 7 sektor. Diantaranya penataan sampah, air, drainase, bangunan, jalan lingkungan, serta face off komplek pemakaman.

"Ini sudah perencanaan. Usulan dari Pemkab itu Rp14 miliar, itu bisa berkurang bisa bertambah tergantung bu Gubernur nanti gimana. Tahun ini kita review dulu perencanaannya, tahun depan harapn kami sudah mulai pelaksanaan," kata I Nyoman Gunadi, Kamis (31/7/2025). 

Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menegaskan, dengan penataan komplek makam Batoro Katong menjadi kawasan wisata religi terintegrasi dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Ponorogo.

"Tentu harus ada kolaborasi, untuk itu kami mengajukan usulan penataan kawasan ini ke Provinsi Jawa Timur. Setono ini kan di situ dimakamkan pendiri Ponorogo. Memang saya agak tarik ke belakang. Wisata religi menjadi sangat penting di Ponorogo karena kami ini tidak punya pemikat yang lain," katanya.

Bupati Sugiri Sancoko juga menyampaikan,  penataan ini bukan hanya soal estetika, tapu juga uoaya memperkuat identitas lokal dan meningkatkan pendapatan daerah.

Advertisement

"Setelah ini terealisasi, kita akan menggerakkan ekonomi kreatifnya. Mulai dari merchandise, oleh-oleh, hingga kulinernya. Semuanya harus memberi dampak bagi masyarakat sekitar. Inilah wisata yang berbasis lingkungan sekaligus pemberdayaan," tukas Bupati Sugiri Sancoko. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia