Advertisement
Indonesia Positif

Universitas Ciputra Dorong UMKM Sidoarjo Naik Kelas

Para dosen dan akademisi dari Universitas Ciputra turun langsung menjadi mentor UMKM dengan memberikan pendampingan komprehensif

TIMES Indonesia,
Universitas Ciputra Dorong UMKM Sidoarjo Naik Kelas
Pemaparan Dr. David, Kepala Program Studi Doktor Manajemen dan Entrepreneurship Universitas Ciputra. (Foto: Humas UC for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Surabaya Universitas Ciputra Surabaya kembali mengambil peran strategisnya dalam pembangunan ekosistem UMKM nasional melalui pendekatan Triple Helix.

Dengan melibatkan sinergi antara akademisi, pemerintah, dan industri, Program Studi Doktor Manajemen dan Entrepreneurship berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo dan Indomarco menggelar kegiatan bertajuk

Advertisement

“Peran Pemuda untuk Kesiapan UMKM Memenuhi Standar Retail Modern dan Peran Kampus dalam Ekosistem Kemitraan” yang digelar beberapa waktu lalu, di Fave Hotel Sidoarjo.

Dr. David Sukardi Kodrat, Kepala Program Studi Doktor Manajemen dan Entrepreneurship menyebut, kolaborasi ini merupakan peran aktif kampus dalam menjembatani kesenjangan antara pelaku UMKM dan tuntutan industri retail modern.

“Ini bukan cuma soal bisnis, tapi tentang membangun ekosistem. Kami percaya, anak muda punya peran penting sebagai jembatan antara UMKM dan dunia retail modern,” ujar David.

Ia mengatakan, para dosen dan akademisi dari Universitas Ciputra turun langsung menjadi mentor UMKM dengan memberikan pendampingan komprehensif mulai dari desain kemasan, pemenuhan aspek legalitas, hingga strategi menghadapi kurasi retail.

"Pendampingan berbasis riset ini memperkuat peran universitas sebagai penggerak inovasi sosial dan ekonomi," katanya.

Advertisement

David membeberkan, mayoritas UMKM di Indonesia, sekitar 99 persen dari total pelaku usaha masih kesulitan menembus pasar retail modern akibat kurangnya standar kemasan dan legalitas produk.

"Inilah celah yang coba dijembatani melalui kolaborasi ini, dengan pendekatan aplikatif yang bersumber dari hasil riset akademik Universitas Ciputra," ungkapnya.

Lebih lanjut, pendekatan berbasis riset dan mentoring nyata yang diterapkan oleh program Doktor Manajemen dan Entrepreneurship menjadi kontribusi penting dalam menciptakan UMKM yang tangguh, adaptif, dan mampu bersaing di pasar modern.

“Peran perguruan tinggi bukan lagi terbatas pada ruang kelas, melainkan hadir nyata di tengah masyarakat, menggerakkan perubahan, dan menjadi mitra pertumbuhan ekonomi lokal,” tegas David.

Sementara itu, Widiyantoro Basuki, perwakilan Disperindag Sidoarjo menyatakan bahwa kolaborasi semacam ini adalah strategi efektif mempercepat scale-up UMKM daerah.

“Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tapi naik kelas. Dengan keterlibatan kampus dan industri, harapan itu semakin nyata,” ujarnya optimis. 

Kegiatan yang digelar dua hari ini juga dilengkapi dengan seminar, workshop, hingga klinik UMKM bersama praktisi dari Indomarco. Beberapa produk UMKM bahkan langsung mendapat tanggapan positif dari pihak retail, menunjukkan potensi besar jika UMKM mendapat dukungan yang tepat. (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Siti Nur Faizah
PenulisSiti Nur FaizahSarjana Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Jurnalis TIMES Indonesia di Surabaya sejak 2021. Aktif menulis di Pemerintahan, Politik, Hukum, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia