Advertisement
Indonesia Positif

PKG Ditjen Bimas Buddha Kemenag Sasar 1.600 Pelajar Dhammasekha

Setelah melakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta, kini Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (Ditjen Bimas Buddha) melakukan PKG di Sekolah Keagamaan Buddha

TIMES Indonesia,
PKG Ditjen Bimas Buddha Kemenag Sasar 1.600 Pelajar Dhammasekha
Ditjen Bimas Buddha melakukan PKG di Sekolah Keagamaan Buddha Mula Dhammasekha. (FOTO: dok. Ditjen Bimas Buddha for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Setelah melakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta, kini Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (Ditjen Bimas Buddha) melakukan PKG di Sekolah Keagamaan Buddha Mula Dhammasekha Karuna di Desa Lemo, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten pada Kamis (7/8/2025) lalu. 

Dalam keterangan persnya kepada TIMES Indonesia, Ditjen Bimas Buddha melakukan PKG di Sekolah Keagamaan Buddha Mula Dhammasekha Karuna meliputi tinggi dan berat badan, dilanjutkan pemeriksaan mata, gigi, telinga, status gizi dan kebugaran dengan jumlah siswa yang diperiksa sebanyak 23 orang. 

Advertisement

Terletak di pesisir utara Laut Jawa ini, sejumlah pejabat Ditjen Bimas Buddha termasuk Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Buddha Supriyadi, Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Lovely Daisy, Ketua Yayasan Dhammasekha Karuna Muljadi serta perwakilan Kementerian Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dan Pemkab Tangerang menyaksikan langsung PKG yang dilakukan oleh tim dari Puskesmas Tegal Angus. 

 Dalam keterangannya, Supriyadi mengatakan PKG di Mula Dhammasekha Karuna adalah titik awal pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi siswa-siswi sekolah Keagamaan Buddha di seluruh Indonesia. Setelah Tangerang, sasaran selanjutnya adalah sekolah keagamaan Dhammasekha di Medan, Sumatera Utara dan Kota Surabaya, Jawa Timur.  

“Program ini adalah menindaklanjuti arahan dari Bapak Menteri Agama (Nasaruddin Umar) agar semua siswa sekolah keagamaan wajib mendapatkan layanan kesehatan. Kemudian Ditjen Buddha bergerak cepat. Dalam waktu dekat ini akan kita lanjutkan setidaknya di empat titik,” ujar Supriyadi dalam keterangan persnya kepada TIMES Indonesia, Sabtu (9/8/2025). 

Supriyadi mengungkapkan Ditjen Bimas Buddha sangat menyambut baik program PKG bagi siswa sekolah keagamaan. Program ini juga bentuk kehadiran pemerintah secara nyata di tengah masyarakat untuk mewujudkan kesehatan bagi siswa. Menurut dia, untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba. 

“Ini adalah perhatian nyata pemerintah menciptakan generasi berkualitas, sehat sejak dini, baik jasmani dan rohani. Secara nasional ada 1.600-an siswa di Dhammasekha yang akan mendapatkan layanan ini. Kami bertekad bisa menyelesaikan secepatnya,” katanya. 

Advertisement

Ketua Yayasan Dhammasekha Karuna Muljadi mengaku sangat mendukung program CKG bagi siswa sekolah keagamaan Buddha. Dalam kesempatan ini, total ada 23 siswa yang mendapatkan pemeriksaan gratis kesehatan. Menurutnya, selain sebagai bentuk literasi kesehatan, dampak dari program ini juga mampu mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar.  

“Tentunya harapan kami program ini bisa dilakukan secara konsisten dan terus menerus agar mampu menciptakan generasi yang makin berkualitas,” tandas Muljadi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia