Advertisement
Indonesia Positif

GMNI Magetan Ajak Kader Jaga Kebersamaan dan Ideologi Marhaenisme

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Magetan merayakan pencapaian mereka dengan menggelar tasyakuran dan silaturahmi.

TIMES Indonesia,
GMNI Magetan Ajak Kader Jaga Kebersamaan dan Ideologi Marhaenisme
Potong tumpeng GMNI Magetan bersama Alumni GMNI, Noviano Suyide. (FOTO Aditya Candra/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MAGETAN Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Magetan merayakan pencapaian mereka dengan menggelar tasyakuran dan silaturahmi. Acara yang berlangsung di sekretariat DPC GMNI Magetan, Sabtu (9/8/2025), ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen perjuangan dan kebersamaan.

Kegiatan yang bertempat di Perumahan Ujung Residence, Desa Ngujung, Maospati, ini dihadiri oleh para alumni, pengurus DPC, serta tiga Dewan Pengurus Komisariat (DPK). Suasana penuh keakraban terasa saat mereka bersama-sama melakukan potong tumpeng dan doa.

Advertisement

Kekompakkan-GMNI-Magetan.jpg
Kekompakkan GMNI Magetan. (FOTO: Aditya Candra/TIMES Indonesia)

Dalam sambutannya, Noviano Suyide, salah satu alumni GMNI yang kini menjabat sebagai Ketua KPU Kabupaten Magetan, mengingatkan para kader tentang esensi GMNI. Menurutnya, GMNI adalah gerakan perjuangan yang bertujuan mendidik kader bangsa untuk mewujudkan Sosialisme Indonesia berdasarkan Pancasila.

“GMNI Magetan sebagai pejuang rakyat harus selalu memikirkan perjuangan dan kelanjutan perjuangannya,Selain itu, kader GMNI juga harus menjadi pemikir intelektual yang selalu mengabdikan ilmunya untuk perjuangan rakyat sepenuhnya,” ujarnya. 

Senada dengan Noviano, Ketua GMNI Magetan Ahmad Nashihin menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar syukuran, tetapi juga refleksi untuk langkah ke depan. Ia mengajak seluruh kader untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan ideologi marhaenisme, yaitu memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat.

"Sekretariat ini adalah pusat aktivitas, tempat di mana ide-ide lahir, strategi dirumuskan, dan semangat juang dipupuk," ungkapnya.

Advertisement

Di akhir acara, ia berpesan agar seluruh anggota dan alumni menjaga kebersamaan dan meningkatkan sinergi demi kemajuan GMNI di Magetan. 

“Mari kita perkuat tekad untuk terus solid, progresif, dan relevan dalam menghadapi tantangan zaman demi mewujudkan cita-cita perjuangan rakyat," terangnya.

Acara kemudian ditutup dengan sesi santai, di mana para kader dan alumni berbagi cerita sambil menikmati hidangan bakar-bakaran, mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Aditya Candra
PenulisAditya CandraSedang berkuliah Ilmu Komunikasi di Universitas Terbuka Sejak 2023. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, kesehatan, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia