Advertisement
Indonesia Positif

Edukasi Hijau: KSM-T Unisma Gelar Pelatihan Hidroponik dan Saku

Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Kelompok 26 Unisma telah melaksanakan program kerja yang disusun

TIMES Indonesia,
Edukasi Hijau: KSM-T Unisma Gelar Pelatihan Hidroponik dan Saku
Pelatihan membuat media tanam hidroponik menggunakan botol plastik bekas kepada siswa-siswi SMP Hasyim Asy’ari Ngawonggo. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi Tematik (KSM-T) Kelompok 26 Unisma telah melaksanakan program kerja yang disusun, berlokasi di SMP Hasyim Asy’ari Ngawonggo Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang, Sabtu (23/8/2025). 

Program kerja yang diusung kelompok 26 adalah sosialisasi dan praktik kreatif dengan tema, Edukasi Hijau: KSM-T UNISMA Gelar Pelatihan Hidroponik Dan Saku (Sampah Karyaku).

Advertisement

Dalam kegiatan tersebut, para Mahasiswa UNISMA (Kelompok 26) memberikan pemahaman kepada siswa-siswi mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas. Siswa-siswi diajak langsung untuk berkreasi membuat media tanam hidroponik sederhana menggunakan botol plastik bekas, sekaligus mengasah kreatifitas lewat seni sampah daur ulang.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan KMS-T dari UNISMA. Anak-anak jadi semakin paham bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan cara sederhana, bahkan dari hal kecil seperti memanfaatkan botol plastik bekas,” ungkap salah satu guru pendamping.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

seni-sampah-daur-ulang.jpg

Antusiasme siswa-siswi terlihat dari semangat mereka mengikuti kegiatan tersebut. Dengan didampingi oleh Mahasiswa, mereka berhasil menghasilkan karya berupa tanaman hidroponik yang ditanam pada media botol plastik daur ulang.

Advertisement

“Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus melatih kreativitas siswa-siswi sejak dini,” ujar Hassan, selaku Koordinator Kelompok 26 Mahasiswa KSM-T.

“Seru sekali, ternyata sampah plastik bisa dibuat jadi sesuatu yang bermanfaat,” ujar salah satu siswa sambil menunjukan hasil kreasinya.

Selain menanamkan nilai kepedulian lingkungan, program ini juga memberi pengalaman belajar menyenangkan bagi siswa-siswi. Mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan langsung praktek yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan KSM-T ini, Mahasiswa kelompok 26 UNISMA berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif di tengah masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Dalam mengimplementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Program ini menjadi wadah nyata bagi Mahasiswa untuk mengembangkan ilmu sekaligus berbagi manfaat kepada Masyarakat, terutama dalam hal edukasi lingkungan dan kreativitas siswa. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 26 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

F
PenulisFebti Ismiatun, S.Pd., M.Pd. Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia