Advertisement
Indonesia Positif

Mahasiswa KSM-T Unisma Hadirkan Inovasi Spray Anti Nyamuk “Lavsera” Berbahan Serai dan Lavender

Mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA) Kegiatan pengenalan produk spray anti nyamuk berbahan alami dari serai, bunga lavender

TIMES Indonesia,
Mahasiswa KSM-T Unisma Hadirkan Inovasi Spray Anti Nyamuk “Lavsera” Berbahan Serai dan Lavender
Mahasiswa KSM-T Unisma Malang bersama warga desa Tulusbesar usai sosialisasi produk spray anti nyamuk. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA) Kegiatan pengenalan produk spray anti nyamuk berbahan alami dari serai, bunga lavender, dan etanol dilaksanakan oleh mahasiswa KSM-T kelompok 19 Universitas Islam Malang bersama warga Desa Tulus Besar Kecamatan Tumpang Kabupaten  Malang, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tulus Besar itu memperkenalkan spray anti nyamuk diperkenalkan sebagai solusi membasmi nyamuk dengan memanfaatkan bahan alami yang aman, murah, dan mudah diperoleh. Pembuatan spray dilakukan melalui ekstraksi serai dan lavender yang dicampur etanol, kemudian didemonstrasikan secara langsung agar masyarakat dapat mempraktikkannya secara mandiri di rumah.

Advertisement

Edukasi Pemanfaatan Bahan Alami

Dalam kegiatan ini, warga diberi pemahaman bahwa bahan alami di sekitar seperti serai dan lavender memiliki kandungan zat aktif yang mampu mengusir nyamuk secara efektif. Edukasi ini menekankan pentingnya memanfaatkan potensi alam sekitar, mengurangi ketergantungan pada produk kimia, serta mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.

Teori Kesehatan

Secara teori kesehatan, penggunaan spray berbahan alami memiliki keunggulan karena tidak menimbulkan efek toksik bagi tubuh, aman digunakan dalam jangka panjang, serta ramah terhadap lingkungan. Serai mengandung sitronela, sedangkan lavender mengandung linalool dan geraniol, yang terbukti secara ilmiah mampu menolak nyamuk. Dengan demikian, produk ini mendukung teori kesehatan preventif, yaitu mencegah penyakit sejak dini dengan cara sederhana.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Advertisement

Dampak nyata bagi Masyarakat

Penerapan spray anti nyamuk berbahan alami ini memberikan dampak yang lebih efisien karena mudah dibuat dengan bahan yang tersedia di sekitar, serta lebih efektif dalam mencegah penyebaran nyamuk tanpa menimbulkan efek samping berbahaya. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas intelektual masyarakat, karena mereka tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga memahami ilmu sederhana tentang kesehatan dan pemanfaatan bahan alami, sehingga mampu mengembangkan pengetahuan tersebut secara mandiri.

Antusiasme Warga, harapan baru untuk hidup sehat

Warga Desa Tulus Besar menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung, ditandai dengan partisipasi aktif dalam praktik pembuatan spray serta semangat bertanya mengenai manfaat dan cara penggunaannya. Keterlibatan ini mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan. Lebih dari itu, kegiatan ini memberikan harapan baru untuk hidup sehat, karena masyarakat menyadari bahwa solusi sederhana dari bahan alami dapat menjadi langkah nyata untuk melindungi keluarga dari ancaman penyakit akibat nyamuk. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 19 Universitas Islam Malang (UNISMA)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

F
PenulisFebti Ismiatun, S.Pd., M.Pd. Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia