Advertisement
Indonesia Positif

Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Buka Prodi Hukum Bisnis

Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, kembali menorehkan prestasi gemilang. Setelah semua program studi (prodi) yang ada meraih akreditasi unggul pada 2024, kini fakultas tersebut resmi membuka prodi bar

TIMES Indonesia,
Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Buka Prodi Hukum Bisnis
Fakultas Syariah UIN KHAS Jember membah satu prodi yakni Prodi Hukum Bisnis (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, kembali menorehkan prestasi gemilang. Setelah semua program studi (prodi) yang ada meraih akreditasi unggul pada 2024, kini fakultas tersebut resmi membuka prodi baru yakni Hukum Bisnis.

Prodi ini telah mendapatkan izin penyelenggaraan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui SK nomor 721/B/O/2025. 

Advertisement

Dengan adanya izin ini, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember siap menerima mahasiswa baru untuk prodi Hukum Bisnis pada tahun akademik mendatang.

Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Hepni Zein, mengungkapkan kebanggaannya atas langkah inovatif ini. 

“Ini adalah langkah progresif dari pimpinan Fakultas Syariah. Setelah semua prodi berhasil meraih akreditasi unggul, mereka langsung bergerak cepat mengajukan prodi baru. Kehadiran prodi Hukum Bisnis ini akan menjadi pilihan menarik bagi calon mahasiswa,” ujar Prof. Hepni Zein.

Sementara Dekan Fakultas Syariah, Dr. Wildani Hefni menjelaskan, bahwa pembukaan prodi ini adalah bagian dari rencana besar pengembangan fakultas. 

Sebelumnya, empat prodi keagamaan yang berada di bawah Kementerian Agama, yaitu Hukum Pidana Islam (Jinayah), Hukum Keluarga (Ahwal al-Syakhsiyah), Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), dan Hukum Tata Negara (Siyasah), telah sukses meraih akreditasi unggul.

Advertisement

“Kami ingin memperluas cakupan dengan mengusulkan prodi umum di bawah Kemendiktisaintek. Dengan adanya prodi Hukum Bisnis, kami juga berharap nama fakultas bisa berubah menjadi Fakultas Syariah dan Hukum,” tambah Dr. Wildani.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Busriyanti, optimistis bahwa prodi Hukum Bisnis akan menarik minat calon mahasiswa. 

“Prodi ini memiliki keunikan karena fokus pada pengembangan ilmu Hukum Bisnis dengan spesialisasi agribisnis halal berbasis kearifan lokal,” jelasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia