Advertisement
Indonesia Positif

UM Perkuat Kompetensi Guru BK di Malang Hadapi Permasalahan Belajar Siswa

Permasalahan belajar yang dialami siswa semakin kompleks seiring dengan perkembangan zaman. Untuk menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Departemen Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan

TIMES Indonesia,
UM Perkuat Kompetensi Guru BK di Malang Hadapi Permasalahan Belajar Siswa
Tim PKM BK Fakultas Ilmu Pendidikan UM saat memberikan pelatihan peningkatan kompetensi konselor sekolah untuk guru BK di l Malang. (Foto: Istimewa)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

Malang Permasalahan belajar yang dialami siswa semakin kompleks seiring dengan perkembangan zaman. Untuk menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Departemen Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM) menggelar pelatihan peningkatan kompetensi konselor sekolah.

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (13/9/2025) di ruang rapat Gedung D3 Fakultas Ilmu Pendidikan UM, diikuti oleh 20 guru BK atau konselor sekolah yang terpilih. Tim PKM BK FIP UM yang terlibat terdiri dari empat dosen, yakni Nur Mega Aris Saputra, S.Pd., M.Pd. selaku ketua pelaksana, bersama Prof. Dr. Henny Indreswari, M.Pd.; Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd.; serta Dr. Fitri Wahyuni, M.Pd.

Advertisement

Materi pelatihan dirancang sesuai dengan kebutuhan guru BK di lapangan. Topik yang dibahas meliputi karakteristik peserta didik saat ini, analisis permasalahan belajar, hingga konsep dan implementasi konseling realita.

“Pelaksanaan pelatihan ini merupakan kegiatan berbasis kemitraan dengan MGBK SMP Kabupaten Malang sehingga topik kegiatan ini sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dari mitra kami, dalam hal ini diwakili oleh ketua MGBK yaitu Bapak Eko Yudi Susilo, S.Pd,” ujar Nur Mega Aris Saputra.

Lebih dari sekadar forum diskusi, kegiatan ini juga dirancang berkelanjutan. Guru BK yang mengikuti pelatihan akan menerapkan hasil pembelajaran ke sekolah masing-masing, sehingga dampaknya dapat langsung dirasakan oleh siswa.

Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas praktisi, diharapkan layanan konseling di sekolah semakin adaptif dan solutif dalam mendampingi siswa mengatasi hambatan belajar. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia