Advertisement
Indonesia Positif

Sambut Baik Program Magang untuk 20 Ribu Fresh Graduate, Puguh Wiji Pamungkas Harap Jadi Solusi Pengangguran

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. Puguh Wiji Pamungkas, mengapresiasi program magang untuk 20 ribu fresh graduate yang diluncurkan pemerintah pusat sebagai bagian dari stimulus ekonomi 2025.

TIMES Indonesia,
Sambut Baik Program Magang untuk 20 Ribu Fresh Graduate, Puguh Wiji Pamungkas Harap Jadi Solusi Pengangguran
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. Puguh Wiji Pamungkas. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

SURABAYA Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. Puguh Wiji Pamungkas, mengapresiasi program magang untuk 20 ribu fresh graduate yang diluncurkan pemerintah pusat sebagai bagian dari stimulus ekonomi 2025.

Menurut Puguh, langkah ini menjadi solusi konkret atas permasalahan bangsa, terutama sulitnya akses lapangan kerja, maraknya PHK, hingga menurunnya daya beli masyarakat.

Advertisement

“Saya pikir ini bagian dari solusi konkrit permasalahan bangsa. Kita tahu bersama salah satu penyebab semakin memburuknya ekonomi dan sosial adalah sulitnya lapangan pekerjaan. Masyarakat butuh solusi nyata, dan program ini bisa memberi harapan,” ujar Sekretaris Fraksi PKS Jatim itu.

Puguh menambahkan, meskipun kuota hanya 20 ribu peserta dengan masa magang maksimal satu tahun, program ini bisa menjadi stimulus untuk menggairahkan kembali ekonomi dari lapisan bawah.

Ia menegaskan, Jawa Timur sebagai provinsi dengan penduduk terbesar kedua di Indonesia masih menghadapi angka pengangguran yang tinggi, di atas satu juta jiwa. Karena itu, program ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan mendesak akan lapangan kerja, khususnya bagi generasi muda.

“Harapannya program ini bisa membantu mengurangi pengangguran di Jatim. Anak-anak muda kita butuh ruang untuk berkembang, bukan hanya menunggu kesempatan yang semakin sempit,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

H
PenulisHayyu Chaniyyu (CR-225) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia