Advertisement
Indonesia Positif

Wamen P2MI Kunjungi Polbangtan Malang, Bahas Penguatan Pekerja Migran Pertanian

Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang untuk membahas pengembangan kompetensi calonpekerja migran di sektor pertanian.

TIMES Indonesia,
Wamen P2MI Kunjungi Polbangtan Malang, Bahas Penguatan Pekerja Migran Pertanian
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, jumat (10/10/2025). (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Jumat (10/10/2025) dalam rangka menjalin dialog strategis mengenai pengembangan kompetensi calon pekerja migran di sektor pertanian dan peternakan.

Kunjungan tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, dan Kementerian Pertanian dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil, berdaya saing, dan siap bekerja di pasar global.

Advertisement

Dalam dialog tersebut, dibahas berbagai peluang kerja sektor pertanian di luar negeri yang saat ini semakin terbuka lebar. Wamen Christina menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga kerja pertanian yang kompeten dan memahami sistem pertanian modern terus meningkat di berbagai negara.

“Kita melihat sebuah harapan untuk perluasan kesempatan bekerja di luar negeri. Akan semakin banyak kebutuhan, apalagi sektor pertanian cukup menjanjikan. Kami harap kebutuhan tersebut dapat dipenuhi melalui tenaga-tenaga terampil dari pendidikan vokasi seperti Polbangtan,” ujar Wamen Christina.

Polbangtan-Malang-b.jpg

Langkah ini sejalan dengan arahan Mentri Andi Amran Sulaiman menekankan, insan-insan pertanian harus terus men-gupgrade pengetahuan agar sektor ini dapat terus berkembang. Selain itu Mentan juga berharap skill SDM pertanian bisa ditingkatkan sehingga pertanian Indonesia tidak hanya maju, tetapi juga unggul.

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widhi Arsanti mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui BPPSDMP, sangat fokus mencetak generasi milenial pertanian yang andal, kreatif, professional, inovatif dan unggul tentunya dalam penguasaan teknologi pertanian.

Advertisement

Wamen Christina juga menyoroti pentingnya peningkatan keterampilan teknis, sertifikasi kompetensi dan bahasa bagi calon pekerja migran, khususnya di bidang pertanian modern dan peternakan berkelanjutan. Polbangtan Malang dinilai memiliki potensi besar sebagai lembaga pendidikan vokasi yang mampu menyiapkan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan industri global.

Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana menyambut baik kesempatan kolaborasi ini dan menyatakan kesiapan institusinya untuk berperan aktif dalam pembekalan calon pekerja migran di bidang pertanian. Melalui kurikulum berbasis kompetensi dan pelatihan terapan, Polbangtan Malang berkomitmen mencetak SDM unggul yang siap bersaing di pasar global. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia