Advertisement
Indonesia Positif

Andreas Eddy Susetyo DPR RI Fraksi PDIP Ajak Mahasiswa UKWK Mempunyai SQ

Politisi PDI Perjuangan melakukan reses dengan melakukan Dialog interaktif dengan mahasiswa Universitas Katolik Widya Karya

TIMES Indonesia,
Andreas Eddy Susetyo DPR RI Fraksi PDIP Ajak Mahasiswa UKWK Mempunyai SQ
RM Eko Putranto wakil yayasan Perguruan Tinggi Katolik Adi Sucipto saat memberikan cinderamata kepada Andreas Eddy Susetyo, Kamis (16/10/2025) di Aula St Thomas Aquinas, Jalan Bondowoso Kota Malang. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Politisi PDI Perjuangan melakukan reses dengan melakukan Dialog interaktif dengan mahasiswa Universitas Katolik Widya Karya/ UKWK Malang agar mahasiswa harus mempunyai spiritual Quotient sebagai implementasi dalam kehidupan di Aula St. Thomas Aquinas, Jalan Bondowoso No 2 Kota Malang. 

Ir. Andreas Eddy Susetyo, M. M Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara Komisi XI - DPR -RI Menjelaskan, sebagai wakil rakyat dirinya hanya sebagai penyambung aspirasi rakyat dalam hal ini  adik-adik yang akan menjadi penerus bangsa harus mengenyam Pendidikan.

Advertisement

Dalam Pembukaan undang-undang dasar 1945  bahwa tujuan ber negara kita yang melindungi seluruh tumpah dara Indonesia melalui dengan mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Anggaran pendidikan yang sudah diamanahkan dalam undang-undang dasar dalam. mencerdaskan kehidupan bangsa itu sebesar 20 persen.

Menurutnya, generasi muda saat ini terutama di era digital memang cukup pandai dan kompeten untuk dalam hal intelektual tetapi pemuda juga harus diimbangi  spritual Quotient (SQ) karena satu-satunya hal paling utama dan modal utama.

Universitas-Katolik-Widya-Karya.jpg

Dr. Celina Tri Siwi Kristiyanti, S.H., M.Hum. sbg Wakil Rektor III menambahkan,  wujud kepedulian negara kepada rakyat dalam bidang pendidikan dengan pemberian beasiswa oleh negara .

Advertisement

Harapannya, kepedulian negara terhadap mahasiswa bisa menjadi motivasi karena yang diperolehnya dari uang rakyat.

"Jadi  Mahasiswa penerima bantuan ini juga harus bertanggung jawab dan senantiasa saya tekankan kepada para mahasiswa penerima beasiswa karena kalau nggak tanggung jawab kan sama dengan korupsi," tegasnya.

Tanggungjawab ini untuk melatih anak-anak untuk sadar diri bahwa apa yang diperolehnya itu tidak semua orang mendapatkan. 

"Mudah-mudahan acara ini memotivasi mahasiswa bahwa negara itu memang sangat memperhatikan sektor pendidikan dan khususnya bidang pendidikan tinggi ya mudah-mudahan Kuotanya ditingkatkan untuk perolehan beasiswa ini sehingga banyak masyarakat terkhusus anak muda itu yang minimal itu Strata 1 semakin banyak," pungkasnya.

Dalam acara dialog diikuti seluruh mahasiswa penerima beasiswa dari empat fakultas Universitas Katolik Widya Karya Kota Malang juga dihadiri alumni. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

D
PenulisDr. Agustinus Indradi Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia