Advertisement
Indonesia Positif

Pemkab Jember Kucurkan Insentif Guru Ngaji di Sukorambi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menghargai pahlawan pendidikan agama.

TIMES Indonesia,
Pemkab Jember Kucurkan Insentif Guru Ngaji di Sukorambi
Penyaluran insentif guru ngaji di balai desa sukorambi, kecamatan Sukorambi. (Foto : M. Abdul Basid / TIMES Indonesia).
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menghargai pahlawan pendidikan agama.

Advertisement

Melalui program insentif guru ngaji, Pemkab Jember telah menyelesaikan penyaluran bantuan kepada 294 guru ngaji yang tersebar di lima desa sekitar wilayah Sukorambi.

​Bantuan ini adalah bentuk apresiasi dan bukti nyata mendekatkan pelayanan kepada para penerima di tingkat desa.

​Total 294 guru ngaji menerima insentif pada sesi ini. Mereka berasal dari desa Jubung, Sukorambi, Karangpring, Telungkung, dan Dukuhmenceh.​

Plt. Camat Sukorambi, Musyaffa, menegaskan bahwa penyaluran insentif ini disambut dengan antusiasme tinggi karena prosesnya berjalan lancar dan menghilangkan kerumitan.

​"Yang patut disyukuri adalah para guru ngaji tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke pusat Jember untuk mencairkan hak mereka," tegas Musyaffa.

Advertisement

​Menurutnya, langkah ini merupakan terobosan luar biasa yang berhasil mendekatkan pelayanan Pemkab Jember kepada masyarakat, berkat inisiatif dan upaya keras dari Bupati Jember.​

Sementara itu, Kepala Desa Sokorambi, Abdus Soim, yang juga menjadi pembina grup guru ngaji, mengungkapkan kegembiraan para guru ngaji karena regulasi mekanisme penyaluran tahun ini dinilai jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

​"Alhamdulillah, pendistribusian insentif guru ngaji hari ini membuat mereka sangat senang," ujarnya.

​Perubahan mekanisme yang diterapkan memudahkan para guru ngaji, mereka tidak perlu lagi repot-repot ke bank, cukup mengambil insentif langsung di desa proses yang dirasakan lebih dekat, enak, dan santai.

​Oleh karena itu, Soim menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bupati atas kebijakan Pemkab Jember yang sangat mempermudah dan benar-benar menghormati para guru ngaji.

​"Saya tegaskan, bagi yang tidak bisa mengambil hari ini, insentifnya tetap bisa diambil dan tidak akan hilang, hanya prosesnya dilakukan di kantor cabang Bank Jatim Rambi Puji," tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia