Advertisement
Indonesia Positif

Insentif Guru Ngaji, Camat Jenggawah:Data yang Diserahkan ke Bank Valid

Penyerahan insentif bagi guru ngaji di Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, kembali dilaksanakan hari ini.

TIMES Indonesia,
Insentif Guru Ngaji, Camat Jenggawah:Data yang Diserahkan ke Bank Valid
Penyaluran insentif guru ngaji di desa Kemuningsari kidul kecamatan Jenggawah. (FOTO: M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER

Penyerahan insentif bagi guru ngaji di Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, kembali dilaksanakan hari ini, Jumat (17/10/2025).

Advertisement

Penyerahan kali ini mencakup dua desa, yaitu Desa Kertonogoro dan Desa Kemuningsari, dengan total penerima sekitar 273 guru ngaji.

Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk memperhatikan kesejahteraan para pengajar agama.​

"Insentif ini diserahkan kepada para guru ngaji yang datanya telah divalidasi, menyusul penundaan sebelumnya yang disebabkan oleh data yang belum valid atau tidak padan, sehingga pihak bank belum berani menyalurkan bantuan," ujar Camat Jenggawah Soetjahyo, usai memberikan sambutan pada penyaluran insentif guru ngaji di Balai Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah.​

​Ia menegaskan bahwa data yang telah diserahkan melalui Bank Jatim adalah data yang valid, dan tugas kecamatan selanjutnya adalah mengamankan serta membantu kelancaran proses penyaluran insentif.

​"Insentif guru ngaji ini sebagai bentuk perhatian Pemkab Jember terhadap peran penting para guru ngaji. Harapannya, para guru ngaji, Tetap melaksanakan kewajiban mengajar dengan baik. ​Memanfaatkan insentif ini sebaik-baiknya untuk kelangsungan hidup sehari-hari," tegasnya.

Advertisement

​Selain penyerahan insentif guru ngaji, momen pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan program unggulan Bupati Jember, yakni Universal Health Coverage (UHC).

"Program ini memungkinkan masyarakat Jember untuk berobat gratis di rumah sakit hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Jember," jelasnya.

​Dia menekankan pentingnya sosialisasi ini karena masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang program kesehatan gratis ini.

"Kami pihak kecamatan berkomitmen untuk terus menyampaikan program-program prorakyat ini di setiap kesempatan bertemu dengan masyarakat," tutupnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia