Advertisement
Indonesia Positif

Hari Sumpah Pemuda, DPRD Banyuwangi Ajak Generasi Muda Tak Lepas dari Akar Budaya Bangsa

Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, pimpinan DPRD Banyuwangi mengajak para pemuda agar tidak tercerabut dari akar budaya bangsa,.

TIMES Indonesia,
Hari Sumpah Pemuda, DPRD Banyuwangi Ajak Generasi Muda Tak Lepas dari Akar Budaya Bangsa
Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, S.H., M.H. (FOTO: Ikromil Aufa/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, S.H., M.H., mengajak para pemuda agar tidak tercerabut dari akar budaya bangsa, meskipun hidup di era modern yang serba digital.

Menurut Michael, derasnya arus teknologi dan informasi tidak seharusnya membuat generasi muda melupakan jati dirinya sebagai anak bangsa.

Advertisement

Michael yang juga Ketua Askab PSSI Banyuwangi itu menyebut, kemajuan zaman memang membuka peluang besar bagi anak muda untuk berkarya, namun nilai-nilai luhur dan budaya bangsa harus tetap menjadi pijakan.

“Kita boleh maju, boleh modern, tapi jangan sampai kehilangan arah. Budaya bangsa ini adalah identitas kita yang tidak boleh hilang,” tegas Michael, Selasa (28/10/2025).

Michael menilai, semangat Sumpah Pemuda 1928 harus terus hidup dalam jiwa generasi sekarang. Bila dulu para pemuda berjuang menyatukan bangsa lewat tekad yang sama, kini tugas mereka adalah menjaga persatuan itu agar tetap kokoh di tengah perbedaan.

“Semangat yang diwariskan para pendahulu harus kita jaga. Tantangan zaman memang berbeda, tapi nilai perjuangannya sama bagaimana kita bisa memberikan yang terbaik bagi daerah dan bangsa,” ujarnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi ini, juga menyoroti pentingnya peran pemuda Bumi Blambangan dalam menjaga kearifan lokal di tengah gempuran budaya luar. Banyuwangi dikenal kaya akan tradisi dan nilai-nilai budaya yang menjadi kearifan lokal. Hal itulah yang harus dipelihara dan dikembangkan dengan cara yang relevan dengan zaman.

Advertisement

“Anak muda sekarang hebat-hebat. Tinggal bagaimana mengemas budaya ktia supaya tetap hidup di tengah kemajuan teknologi. Itu bentuk cinta tanah air yang nyata,” cetus politikus yang dikenal dekat dengan kaula muda itu.

Dalam momentum ini, Michael berharap Hari Sumpah Pemuda menjadi titik kebangkitan semangat gotong royong, persaudaraan, dan tanggung jawab sosial di kalangan pemuda.

Bagi Michael, masa depan Banyuwangi ada di tangan generasi muda yang berkarakter kuat, kreatif, dan tetap bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Bangsa ini butuh pemuda yang tidak hanya cerdas, tapi juga punya hati dan jiwa kebangsaan. Mari kita jaga warisan leluhur, sekaligus melangkah maju membawa Indonesia khususnya Banyuwangi semakin baik,” tutup Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, S.H., M.H. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muhamad Ikromil Aufa
PenulisMuhamad Ikromil AufaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2024. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia